Menanda Putra Duta, Putra Tionghoa Pertama Lulus AAL dan Adhi Makayasa

Menanda-Putra-Duta-Putra-Tionghoa-Pertama-Lulus-AAL-dan-Adhi-Makayasa.jpg
Menanda Putra Duta, perwira remaja pertama keturunan Tionghoa di Akademi Angkatan Laut (AAL). (Istimewa)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Seorang putra Tionghoa, Menanda Putra Duta berhasil lolos menjadi perwira remaja pertama keturunan Tionghoa di Akademi Angkatan Laut (AAL). 

Menanda merupakan pemuda keturunan Tionghoa dan beragama Buddha yang lulus dari AAL dengan prestasi mengagumkan.

“Menanda Putra Duta membuktikan anak muda Tionghoa dan beragama Buddha juga bisa berdiri di garis depan dalam membela negara,” tulis keterangan di akun media sosial @youngbuddhistassociation.

Lulusnya Menanda sebagai Putra Tionghoa pertama di AAL ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul.


“Iya, benar. Untuk di AAL, baru pertama kali ada lulusan dari keturunan Tionghoa, yakni Menanda Putra Duta ini,” ungkap Tunggul.

Tak hanya itu, Tunggul mengungkapkan Menanda Putra Duta juga berhasil lulus dari AAL angkatan ke-70 tahun 2025 dengan meraih bintang Adhi Makayasa, yang merupakan penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Polri.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin wisuda terhadap 433 taruna AAL yang terdiri dari 192 orang angkatan ke-70 dan 241 orang angkatan ke-71 resmi.

Dari hasil pendidikan, bintang Adhi Makayasa diberikan kepada lulusan terbaik taruna AAL Angkatan ke-70, yaitu Sermatar (P) Menanda Putra Duta, dan lulusan terbaik AAL angkatan ke-71 Sermatar (T) Aryya Handaru. Sedangkan penerima penghargaan Adhi Pratama Karya ialah Sermatar (P) Muhammad Miftahul Abrar Aldriyashan Mappanganro.

Rincian ratusan taruna AAL yang dinyatakan lulus tersebut, angkatan ke-70 terdiri dari 65 orang Korps Pelaut, 32 orang Korps Teknik, 25 orang Korps Elektronika, 21 orang Korps Suplai, dan 49 orang Korps Marinir.

Sementara taruna angkatan ke-71, terdiri dari 77 orang Korps Pelaut, 44 orang Korps Teknik, 35 orang Korps Elektronika, 28 orang Korps Suplai, dan 57 orang Korps Marinir.