Curhat Prabowo Dituduh Hendak Kudeta: Saya Dituduh Mau Jadi Diktator

Prabowo-di-sidang-1-tahun.jpg
Presiden Prabowo Subianto meminta Sidang Kabinet Paripurna, bertepan dengan satu tahun masa pemerintahan di Istana Negara Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: Tim Media Presiden)

RIAU ONLINE - Presiden Prabowo Subianto mencurahkan isi hatinya dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026. Ia menyebut banyak pihak yang menjadi hambatan baginya dalam memperjuangkan kemajuan bangsa.

Prabowo bahkan mengaku sempat dituduh ingin menjadi diktator. Awalnya, ia menjelaskan tengah memperjuangkan untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat Indonesia, termasuk untuk menciptakan swasembada pangan.

"Karena itu, saya berjuang terus, saya dituduh mau jadi diktator. Saya dituduh mau berkuasa. Saya dituduh mau kudeta," kata Prabowo dikutip dari kumparan.

Meski begitu, Prabowo tetap punya pendirian yang kuat. Dia masih memegang teguh sumpahnya sebagai prajurit TNI.


"Tetapi saya sejak muda saya bersumpah sebagai prajurit adalah prajurit dari Tentara Nasional Indonesia, TNI adalah tentara rakyat. TNI lahir dari rakyat," tegas dia.

Menurutnya, sebagai seorang TNI, harus berpihak kepada rakyat. Pasalnya, rakyat juga punya jasa yang besar bagi TNI.

"Waktu kita berjuang, kita diberi makan oleh rakyat Indonesia. Waktu kita menyatakan kemerdekaan, waktu kita menyatakan kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 tidak ada anggaran, belum ada kementerian keuangan, belum ada pajak, belum ada bea cukai, siapa yang biayai pejuang-pejuang, siapa yang mendukung perang kemerdekaan? Yang mendukung perang kemerdekaan adalah rakyat Indonesia," ucapnya.