Lasminar Menangis Sebut Dua Nama Anaknya

Keluarga-Sahala-Sihotang.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ZUHDI FEBRIYANTO)

Laporan : Zuhdy Febrianto 

 

 

RIAUONLINE, PEKANBARU - Rumah Sahala Sihotang di Jalan Gabus, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, penuh sesak tamu yang berkunjung menghibur keluarga ini. 

 

Pasalnya, dua anak Sahala Sihotang, Rully Yulistinus Sihotang dan Reny Monica Sihotang, menjadi dua di antara 113 korban yang meninggal saat jatuhnya pesawat Hercules C-130, Selasa (30/6/2015), di Jalan Djamin Ginting, Medan, Sumatera Utara. 

 

(BACA : Inilah Pesan Terakhir Serda Ainul Abidin

 

"Kita ndak pernah nyangka kalau pertemuan Selasa pagi lalu itu menjadi pertemuan terakhir mereka berdua dengan kita. Doakan mereka berdua supaya diterima amal ibadahnya oleh Tuhan," kata Sahala, ayah Rully dan Riani, mencoba tegar saat ditemui RIAUONLINE.CO.ID.

 

Rully merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Sedangkan Reny adik bungsu dari Rully. Keduanya ingin mengunjungi abangnya yang merupakan prajurit TNI AU di Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. 

 

(BACA : 10 Prajurit Paskhas Pekanbaru Ikut Jadi Korban

 

Jika Sahala mencoba tegar, namun sebaliknya Lasminar Tinambunan, istri Sahala. Ia tak henti-hentinya menangis meratap kepergian dua anaknya sekaligus. Ditemui di rumah mereka di belakang Gereja Huria Kristen Batak Protestan, Jalan Fajar, sanak kerabat mencoba menghibur Lasminar. 

 

Para kerabat ini menyampaikan ucapan bela sungkawa atas musibah yg menimpa keduanya. Lasminar tak henti-hentinya memanggil kedua anaknya itu, Rully dan Reny sambil menangis meraung-raung.