Samsung Luncurkan Galaxy S25 FE, Dukungan AI untuk Kreativitas Gen Z dan Milenial

Samsung-Galaxy-S25-FE.jpg
Samsung Galaxy S25 FE (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Samsung Electronics resmi meluncurkan Galaxy S25 FE di Indonesia, mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi canggih dan inovasi flagship yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Perangkat ini menjadi simbol dari upaya Samsung untuk “mendemokratisasi AI” dan memberikan akses lebih luas terhadap ekosistem Galaxy yang terintegrasi dan cerdas.

Asia Tenggara dan Oseania telah lama dikenal sebagai kawasan yang dinamis, dan Indonesia menjadi contoh nyata bagaimana teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah menyatu dalam keseharian masyarakat. 

Hal ini tak lepas dari peran populasi muda yang melek teknologi dan cepat beradaptasi terhadap perubahan digital.

"Tujuan kami adalah mendemokratisasi AI, memastikan teknologi ini memberikan manfaat nyata di berbagai rentang harga dan profil pengguna, tanpa terkecuali, terlepas dari tingkat literasi teknologi mereka," ujar President & CEO Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, CU Kim peluncuran Galaxy S25 FE, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Berdasarkan data internal Samsung, saat ini 77% pengguna Galaxy di kawasan Asia Tenggara dan Oseania sudah menggunakan fitur Galaxy AI, sementara di Indonesia angkanya bahkan lebih tinggi, mencapai 78% mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap adopsi teknologi cerdas dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu Head of MX Product Marketing, Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus mengatakan Galaxy S25 FE menghadirkan berbagai fitur canggih khas perangkat flagship dengan harga yang lebih terjangkau. 

Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda Indonesia khususnya Gen Z dan Milenial yang mengutamakan media sosial, konten digital, serta hiburan sebagai bagian utama dari gaya hidup mereka.

"Galaxy S25 FE adalah perangkat yang ‘worth it’ untuk pengguna muda. Dengan performa andal, kamera canggih, dan integrasi Galaxy AI, smartphone ini dibuat untuk mendukung gaya hidup ekspresif dan digital native," jelas Verry Octavianus, 


Galaxy S25 FE sudah dilengkapi dengan One UI 8 sejak pertama kali digunakan, menghadirkan pengalaman multimodal berbasis Galaxy AI yang intuitif dan personal. Pengguna bisa langsung menikmati fitur-fitur pintar seperti Circle to Search with Google, Live Translate, Chat Assist, hingga kemampuan multitasking canggih.

Bagi pencipta konten dan pecinta fotografi, Galaxy S25 FE hadir dengan sistem kamera yang tak kalah dari perangkat premium. Berkat dukungan ProVisual Engine berbasis AI, pengguna bisa memotret, mengedit, dan membagikan konten dengan mudah. 

Fitur seperti Generative Edit memungkinkan pengeditan berbasis AI yang natural dan praktis, sementara Audio Eraser membantu menghilangkan suara bising pada rekaman video hanya dalam beberapa sentuhan.

"Kami ingin semua pengguna, terutama kreator muda di Indonesia, bisa menikmati teknologi yang sebelumnya hanya ada di flagship, sekarang di genggaman mereka," tambah Verry.

Seiring dengan peluncuran Galaxy S25 FE, Samsung juga menegaskan kembali komitmennya terhadap pertumbuhan digital Indonesia. Dalam satu dekade terakhir, Samsung telah menanamkan investasi strategis melalui pembangunan fasilitas produksi, riset, serta program pengembangan talenta lokal.

Pabrik Samsung di Cikarang, Jawa Barat, misalnya, telah memproduksi dan mengekspor lebih dari 12 juta unit smartphone dan tablet sejak 2015, serta membuka lebih dari 11.000 lapangan kerja.

Tak hanya itu, Samsung R&D Institute Indonesia juga berperan penting dalam menghadirkan dukungan bahasa Indonesia di Galaxy AI, memastikan teknologi ini benar-benar relevan dan berguna bagi masyarakat lokal.

Samsung menargetkan Galaxy AI akan tersedia di lebih dari 400 juta perangkat secara global pada akhir 2025, sebuah loncatan besar dari capaian saat ini yang telah menyentuh 200 juta perangkat. 

Galaxy S25 FE menjadi salah satu ujung tombak dalam ekspansi tersebut, menjangkau pengguna yang sebelumnya belum dapat merasakan teknologi berbasis AI canggih.

"Kami ingin membuat pengalaman AI yang bermakna dan mudah diakses, tidak hanya oleh pengguna flagship, tapi oleh siapa saja, di mana saja. Galaxy S25 FE adalah bagian dari perjalanan itu," tutup CU Kim.

Dengan lebih dari 800 store resmi yang tersebar di seluruh Indonesia, Samsung juga memastikan akses mudah bagi masyarakat untuk mencoba langsung teknologi Galaxy AI.