Sabarudi Apresiasi Penataan Bundaran Depan MP Tanpa Gunakan APBD

Sabarudi-5.jpg
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menata kawasan bundaran di depan Mal Pekanbaru (MP), Jalan Jenderal Sudirman, mendapat dukungan dari DPRD Kota Pekanbaru.

Penataan tersebut dinilai menjadi langkah positif untuk mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di salah satu persimpangan tersibuk di pusat kota.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, mengatakan penataan kawasan tersebut memang sudah selayaknya dilakukan. Mengingat lokasinya yang strategis dan menjadi salah satu titik dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi, kawasan bundaran depan MP perlu ditata agar lebih modern, indah, dan nyaman.

"Kami tentu mendukung langkah Pemko Pekanbaru melakukan penataan kawasan bundaran depan Mal Pekanbaru. Ini merupakan salah satu titik strategis di pusat kota yang setiap hari ramai dilalui masyarakat. Sudah selayaknya kawasan tersebut ditata agar terlihat lebih indah, modern, dan tertib," ujar Sabarudi, Senin 2 November 2026.

Namun, politisi PKS ini mengingatkan agar penataan tidak hanya berorientasi pada aspek estetika atau keindahan semata. Menurutnya, pembenahan kawasan tersebut juga harus memberikan dampak nyata terhadap kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

"Yang paling penting, penataan ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga harus mampu mengurai persoalan lalu lintas. Pelebaran U-turn, penataan posisi pos polisi, serta pengaturan kawasan harus benar-benar diperhitungkan agar tidak menimbulkan kemacetan baru," katanya.

Sabarudi juga mengapresiasi keterlibatan pihak swasta, khususnya manajemen Mal Pekanbaru, yang ikut berkontribusi dalam penataan kawasan tersebut tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti ini perlu terus didorong. Partisipasi pihak swasta dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam mendukung pembangunan serta memperindah wajah Kota Pekanbaru.

"Kami mengapresiasi keterlibatan pihak swasta. Ini contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun kota. Ke depan, kami berharap semakin banyak pihak yang memiliki kepedulian dan ikut berkontribusi memperindah Kota Pekanbaru," tuturnya.

Lebih lanjut, Sabarudi berharap Pemko Pekanbaru memastikan pengerjaan penataan dilakukan secara maksimal, termasuk memperhatikan aspek pemeliharaan setelah proyek selesai.

"Harapan kita, hasil penataan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan hanya bagus saat selesai dibangun, tetapi juga harus dijaga dan dirawat sehingga kawasan tersebut tetap tertib, bersih, dan nyaman," tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan penataan bundaran depan Mal Pekanbaru ditargetkan rampung pada akhir 2026. Kawasan tersebut akan mengusung konsep modern dengan mengadopsi desain persimpangan Shibuya di Jepang.

Selain mempercantik kawasan, Pemko juga merencanakan pelebaran area putaran balik kendaraan atau U-turn, penataan ulang pos polisi, serta pembangunan pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mendukung pengawasan ketertiban umum.

Agung menyebutkan, penataan tersebut mendapat dukungan dari pihak Mal Pekanbaru sehingga tidak menggunakan anggaran APBD. Pemko pun mengapresiasi partisipasi pihak swasta dalam mendukung pembenahan wajah Kota Pekanbaru.

"Ini tanpa APBD, dibantu oleh Mal Pekanbaru. Kita berterima kasih banyak kepada pihak yang ikut antusias. Mereka ingin kawasan di depan tempat usaha mereka terlihat bagus, sehingga tertarik untuk ikut membenahinya," ujarnya.

Ke depannya Jalan Jenderal Sudirman diarahkan menjadi kawasan yang lebih modern dengan penggunaan videotron.

"Konsepnya seperti persimpangan Shibuya di Jepang, karena ada videotron. Nanti Bank Mandiri di dekat simpang itu juga menyiapkan videotron. Jadi, Jalan Sudirman tidak ada lagi menggunakan baliho yang pakai besi, semuanya sudah menggunakan videotron," tutupnya.