RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebanyak 5 kali, yang disebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan, OPM ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan untuk menjaga kestabilan suplai dan bahan pokok di tengah masyarakat.
"Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," kata Tetty, Senin, 2 November 2026.
Ia menjelaskan, OPM pertama sudah digelar pada pagi ini di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.
Selanjutnya akan digelar pada Selasa, 3 November di Halaman Kantor Lurah Sialang Rampai, Kecamatan Kulim. Pada Rabu, 4 November di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.
Kemudian Kamis, 5 November, pasar murah Pemprov Riau digelar di Kabupaten Rokan Hulu. Tepatnya di Kantor Camat Bonai Darussalam. Serta, pada Jumat, 6 November, dikatakan Tetty, digelar di Halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim.
Adapun harga bahan pokok yang tersedia di operasi pasar murah, diantaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan Rp169.000 per 10 kg, beras sokan dan beras anak daro Rp84.500 per 5kg.
"Untuk gula pasir dibandrol dengan harga Rp18.000 per kg, minyak goreng kemasan minyakita Rp15.500 per bungkus," ungkapnya.
Kemudian, untuk garam krista Rp2.000 per 200 gram, garam nusantara Rp2.000 per 250 gram dan telur Rp49.000 per papan.
"Pasar murah akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya.

