Diapresiasi Presiden, DPRD Imbau Penanganan Karhutla Riau Tak Lengah

Ketua-Komisi-III-DPRD-Provinsi-Riau-Edi-Basri2.jpg
Anggota DPRD Riau Edi Basri (Dok. DPRD Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Meskipun penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto, Anggota DPRD Riau Edi Basri mengingatkan semua stakeholder yang terlibat jangan sampai lengah.

Menurutnya, apresiasi presiden harus menjadi motivasi untuk menangani Karhutla fan kabut asap yang masih terjadi di Riau. 

"Saya sebagai kader Gerindra mengingatkan, apresiasi Pak Presiden itu dipegang teguh sebagai sebuah penghargaan. Karena kalau Karhutla tidak membaik setelah Pak Presiden berkunjung, otomatis nanti ada saja yang menyalahkan Pak Presiden," ujarnya. 

Ia menjelaskan, menurut catatan Walhi Riau, sejumlah titik api juga ditemukan di wilayah konsesi perusahaan. Pihaknya mendorong agar keterlibatan perusahaan dan kondisi area konsesinya dievaluasi. 



"Sebagaimana data Walhi, keterlibatan  korporasi itu betul-betul dievaluasi secara baik. Karena dari Walhi mengatakan ada titik api berada di areal konsesi korporasi besar di Riau," jelasnya.

Ia mengatakan, apabila titik api benar-benar berada di wilayah konsesi perusahaan, maka penindakan harus dilakukan dengan tegas. 

"Sesuai pesan Pak Presiden secara tegas, tindak dengan tegas. Perusahaan apa pun akan dicabut izinnya semua. Itu harus diperhatikan dengan baik oleh semua pihak," pungkasnya.