Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan di Bandara SSK II Masih Normal

kabut-asap-di-pekanbaru.jpg
Kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa, 18 Agustus 2026. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kabut asap kembali mulai menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa,18 Agustus 2026. Kondisi ini turut mempengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang sangat bergantung pada kondisi jarak pandang.

Meski kabut asap mulai kembali terlihat, hingga pagi ini aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru masih berlangsung normal. Belum terdapat laporan adanya penerbangan yang mengalami penundaan akibat terganggunya jarak pandang.

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan pihak bandara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi udara dan jarak pandang di sekitar kawasan bandara.

“Alhamdulillah, penerbangan sampai saat ini masih normal,” ujar Achmad.

Menurutnya, kondisi kabut asap tetap menjadi perhatian pihak bandara. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Achmad menjelaskan, pihak Bandara SSK II tidak bekerja sendiri dalam mengantisipasi kemungkinan memburuknya jarak pandang.



Koordinasi dilakukan dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta AirNav Indonesia.

“Kita terus pantau. Kami koordinasi dengan BMKG dan AirNav, dan seluruh SOP penerbangan kita jalankan untuk prosedur jika terjadi jarak pandang yang mengganggu penerbangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi operasional penerbangan. 

Apabila sewaktu-waktu jarak pandang mengalami penurunan hingga berpotensi mengganggu penerbangan, pihak bandara telah memiliki prosedur dan langkah antisipasi yang harus dijalankan.

Pemantauan kondisi jarak pandang tersebut menjadi penting mengingat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di sejumlah wilayah Riau. 

Pihak bandara pun memastikan perkembangan kondisi tersebut terus dipantau dari waktu ke waktu. Informasi mengenai cuaca, jarak pandang, serta potensi gangguan terhadap penerbangan akan menjadi bagian dari pertimbangan dalam pengambilan keputusan operasional.

“Kita terus pantau,” tegas Achmad.

Dengan kondisi saat ini, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru masih berjalan seperti biasa.