Pemerintah Riau Dorong Pemberdayaan Disabilitas dan Kemitraan UMKM

Plt-Gubernur-Riau-SF-Hariyanto6.jpg
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (WINDA MAYMA TURNIP/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong pemberdayaan disabilitas dan kemitraan bersama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan dunia usaha besar di Riau. 

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Provinsi Riau SF Hariyanto dalam acara Riau Investment Award & Riau Investment Forum ini bertujuan menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurutnya, kemitraan UMKM adalah kunci utama agar dampak investasi dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Kemitraan ini dapat terjalin dengan pelaku usaha membuka akses pasar dan menyerap produk lokal dalam  rantai pasok industri. 

"Kalau ada kebutuhan perusahaan yang bisa dipenuhi oleh UMKM daerah, maka berikan kesempatan. Buka akses pasarnya, bangun kemitraannya, berikan ruang agar UMKM kita bisa masuk ke dalam rantai usaha yang lebih besar," ujarnya.



Pemprov Riau, menurutnya terus mendukung agar produk UMKM, termasuk UMKM disabilitas agar dapat mencapai standar yang diperlukan. 

"Legalitas merek, hak cipta, dan kekayaan intelektualnya kita fasilitasi, agar produk yang dihasilkan memiliki perlindungan hukum dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas," jelasnya. 

Pemprov juga membentuk koperasi disabilitas yang kini beranggotakan sekitar 300 orang. Koperasi ini berfungsi menghimpun anggota, menyelenggarakan pelatihan keterampilan, serta mengelola pemasaran produk secara terpadu.

Dengan demikian, diharapkan ada kesempatan bagi UMKM dan penyandang disabilitas untuk bersaing di dunia usaha. 

"Buka akses pasarnya, bantu pengembangan produknya, dan berikan kesempatan kerja sesuai kemampuan mereka," pungkasnya.