RIAU ONLINE, PEKANBARU - Provinsi Riau kembali dikelilingi titik panas (hotspot) pada Kamis, 16 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peningkatan jumlah titik panas, yakni 28 titik.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Mari Frystine, menjelaskan berdasarkan pemantauan BMKG hingga pukul 23.00 WIB, titik panas tersebar di delapan kabupaten dan kota Riau.
Titik terbanyak ditemukan di Kabupaten Bengkalis denga 12 titik. Kemudian disusul Kabupaten Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Siak dengan masing-masing dua titik panas.
Dua titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Kampar. Sisanya berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru dengan masing-masing satu titik panas.
"Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan maupun lahan agar dapat segera ditangani," kata Mari Frystine.
Sementara itu, sebagian besar wilayah Provinsi Riau masih berpotensi diguyur hujan.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
"Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Riau, terutama pada siang hingga sore serta malam hingga dini hari," ujarnya.

