RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pertengkaran Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Indra Gunawan Eet, menuai sorotan publik.
Peristiwa ini juga mendapatkan tanggapan dari Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Riau Doan Samuel Nababan. Pihaknya mengaku siap memberikan fasilitas bagi keduanya untuk berduel di ring tinju.
"Saya tidak tahu masalahnya apa, tapi daripada ribut seperti itu, kami Pertina Riau siap memberikan fasilitas bagi keduanya untuk berduel di ring tinju," ujarnya, Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, fasilitas Pertina Riau sangat lengkap. Pertina juga siap menjadwalkan duel tersebut kapan saja diinginkan.
"Fasilitas kita lengkap, dan kita bisa jadwalkan kapan saja," kelakarnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa menegangkan karena aksi premanisme terjadi di dalam Gedung DPRD Provinsi Riau pada Kamis, 16 Juli 2026. Lobby DPRD Provinsi Riau yang biasanya sunyi mendadak ramai oleh kerumunan orang, usai Rapat Banggar DPRD Riau dan TAPD Pemprov Riau selesai, sekitar pukul 14.40 WIB.
Berdasarkan keterangan sejumlah pihak, kericuhan bermula dari percekcokan antara Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Indra Gunawan Eet, dalam rapat tersebut. Keduanya merupakan anggota dari Fraksi Golkar DPRD Riau.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pertengkaran keduanya bermula saat rapat yang dimulai sejak pagi masih berjalan. Keduanya saling bersitegang dan nyaris adu hantam.
Namun, ketegangan itu berhasil ditenangkan dan Indra Gunawan keluar dari ruangan. Rapat pun kembali berjalan hingga sekitar pukul 14.40 WIB.
Saat rapat selesai, Indra kembali memasuki ruangan rapat medium dan menemui Parisman. Keduanya kembali bersitegang.
Saat keduanya saling bersitegang, para pendukung dari kedua belah pihak mulai berdatangan dan memenuhi ruangan rapat medium hingga lobby DPRD Riau.
Akibatnya, ketegangan pun semakin memuncak hingga percekcokan juga terjadi di antara para pendukung. Meski sejumlah Anggota DPRD Riau lainnya berusaha menengahi situasi, perdebatan kedua belah pihak semakin memuncak hingga terjadi kericuhan dengan aksi saling pukul, memaki hingga melemparkan barang-barang yang ada di lokasi.
Karena banyaknya pihak yang terlibat, kericuhan pun cukup sulit untuk ditangani oleh pihak security. Hingga satu orang di antaranya terjatuh setelah menerima sejumlah pukulan.
Saat ini, kerusuhan sudah berhasil diamankan namun belum ada keterangan resmi dari Sekwan DPRD Riau maupun Anggota DPRD Riau yang terlibat dalam peristiwa ini.

