RIAU ONLINE, PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengajak seluruh keluarga di Kota Pekanbaru untuk memperkuat peran sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS.
Menurutnya, keluarga yang harmonis dengan komunikasi yang baik menjadi benteng utama dalam melindungi anggota keluarga dari berbagai perilaku berisiko.
Markarius mengatakan, keluarga yang dibangun dengan komunikasi yang sehat mampu menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjadi tempat terbaik dalam membentuk karakter anak.
"Kita harapkan salah satu benteng untuk menghindari penyebaran HIV/AIDS adalah keluarga. Jadi keluarga diperkuat. Kalau keluarga kuat Insya Allah akan punya ketahanan dari perilaku menyimpang maupun perilaku lain yang berisiko HIV/AIDS," ujar Markarius, Kamis 2 Juli 2026.
Masih dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas), Markarius juga menekankan pentingnya peran seorang ayah dalam keluarga. Menurutnya, sosok ayah tidak hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga harus hadir secara emosional untuk memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan kepada istri serta anak-anak.
Ia menilai, minimnya perhatian dan kasih sayang dalam keluarga menjadi salah satu faktor yang membuat anak mudah terjerumus ke dalam lingkungan negatif, seperti penyalahgunaan narkoba maupun pergaulan bebas yang berisiko terhadap penularan HIV/AIDS.
"Banyak kejadian kenapa anak melarikan diri ke narkoba maupun pergaulan bebas itu karena mereka tidak mendapatkan kasih sayang, pembinaan dan pendampingan di rumah," katanya.
Karena itu, Markarius mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Harganas sebagai pengingat untuk terus memperkuat ketahanan keluarga.
Menurutnya, membangun keluarga yang harmonis bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga memerlukan komitmen seluruh anggota keluarga untuk saling menjaga, mendukung, dan memberikan perhatian.
"Mari kita perkuat keluarga di Kota Pekanbaru ini. Inilah salah satu benteng untuk menjaga diri kita dari penularan virus HIV/AIDS," tutupnya.

