GEMPA Siapkan Aksi di Mabes Polri Soroti Dugaan Mafia BBM Subsidi dan CPO Ilegal

GEMPA-Siapkan-Aksi-di-Mabes-Polri-Soroti-Dugaan-Mafia-BBM-Subsidi-dan-CPO-Ilegal.jpg
Illustrasi rencana aksi demonstrasi GEMPA (Generated by AI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) kembali menyiapkan aksi lanjutan untuk mengawal dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan crude palm oil (CPO) ilegal yang disebut merugikan negara dan masyarakat.

Koordinator Umum GEMPA, M Afdhol Al Anshory , mengatakan pihaknya telah menyerahkan surat pemberitahuan aksi kepada Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Metro Jaya.

Surat tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut aksi unjuk rasa yang sebelumnya digelar di Mapolda Riau.

Ansor menyebut, GEMPA berencana menggelar aksi di Markas Besar Polri pada 30 Juni 2026. Aksi tersebut bertujuan mendesak aparat penegak hukum agar menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dan praktik mafia CPO.


“Aksi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengawal penegakan hukum. Setelah menyampaikan aspirasi di Polda Riau, kami akan melanjutkan perjuangan ini ke Mabes Polri agar penanganan dugaan mafia BBM subsidi dan mafia CPO mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum,” kata Ansor, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurutnya, aksi tersebut akan diikuti massa dari berbagai elemen mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam GEMPA. Mereka akan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya meminta Polri mengusut dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi, keberadaan gudang BBM ilegal, hingga dugaan permainan dalam tata niaga CPO yang dinilai merugikan kepentingan masyarakat dan negara.

Ansor menegaskan, GEMPA mendukung upaya pemberantasan korupsi dan mafia ekonomi yang dinilai menghambat pembangunan nasional. 

Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

“Kami ingin memastikan setiap laporan dan informasi yang telah disampaikan masyarakat mendapatkan tindak lanjut yang serius. Negara tidak boleh kalah oleh mafia-mafia yang memperkaya diri sendiri dengan mengorbankan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Meski demikian, GEMPA memastikan seluruh rangkaian aksi akan berlangsung secara damai dan sesuai ketentuan yang berlaku. Organisasi tersebut juga mengimbau seluruh peserta aksi menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.