Ginda Burnama Kecam Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM Terhadap Presiden

Ginda-Burnama.jpg
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Riau Ginda Burnama (dprd.pekanbaru.go.id)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Riau Ginda Burnama mengecam pernyataan mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, yang dinilai tidak etis, yang diduga diarahkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya, dalam ucapan yang menyebut "seekor kucing" atau kucing scabies itu itu adalah seharusnya bukan bahasa seorang aktivis. Apalagi jika hal itu digunakan untuk mengkritik kepala negara.

"Statement seperti itu bukan statement seorang aktivis, tapi lebih ke statement-statement yang diisi dengan narasi-narasi yang tidak betul," ujarnya, Senin 15 Juni 2026.


Ia menjelaskan, seorang aktivis seharusnya mempunyai narasi yang membangun di setiap komentar yang ia sampaikan. 

"Ini justru narasi yang ingin menghancurkan bangsa dan negara ini," jelasnya.

Menurutnya, Presiden RI dan Gerindra sendiri tidak anti kritik dan selalu merangkul semua pihak dalam membangun daerah dan bangsa. Presiden Prabowo juga sedang menunjukkan komitmen untuk pemberantasan korupsi dan keberpihakan kepada masyarakat dengan program-program yang jelas.

"Pak Presiden itu tidak anti kritik. Kita tidak anti kritik. Tetapi sebagai orang Melayu, sebagai yang punya agama, sebagai seorang pemuda yang intelektual, mudah-mudahan bisa mengkritik dengan hak asasi yang santun, sopan, dan baik. Karena itu menjadi cerminan kita ke depan," pungkasnya.