RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aktivitas perjudian di kawasan Jalan Riau, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, viral di media sosial TikTok dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Video yang diunggah akun @delvi.halawa1190 itu menjadi perbincangan hangat lantaran menyoroti sebuah lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat perjudian dan disebut-sebut telah lama beroperasi.
Berdasarkan pantauan, video berdurasi 56 detik tersebut telah ditonton lebih dari 345 ribu kali dan dibagikan sebanyak 1.722 kali.
Dalam video itu, seorang perempuan tampak menyuarakan keresahannya terkait keberadaan lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian tersebut.
Perempuan itu meminta perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindak aktivitas yang dianggap meresahkan masyarakat.
Ia juga mempertanyakan mengapa lokasi yang disebut berada di kawasan strategis Kota Pekanbaru itu masih dapat beroperasi tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.
Viralnya video tersebut kemudian memancing gelombang komentar dari warganet.
Banyak netizen yang mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum serta menduga adanya pembiaran terhadap aktivitas yang disebut-sebut telah berlangsung cukup lama.
Saat dikonfirmasi terkait dugaan lokasi perjudian yang viral tersebut, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta dan Kasi Humas Polresta Pekanbaru AKP Zamhur belum memberikan tanggapan.
Hingga berita ini ditulis, pesan konfirmasi yang dikirimkan kepada keduanya belum mendapat respons. Sikap diam aparat kepolisian itu justru semakin memancing spekulasi di tengah masyarakat.
Sejumlah netizen mengaku heran karena lokasi yang disebut-sebut telah lama beroperasi itu bisa luput dari pengawasan aparat maupun pemerintah daerah. Komentar-komentar bernada kritik pun membanjiri unggahan video tersebut.
"Ini mah bukan tidak tahu, tapi pura-pura tidak tahu," tulis akun Nd***.
Netizen lainnya memberikan apresiasi kepada perempuan yang merekam dan menyuarakan persoalan tersebut.
"Salut aku lihat ibu itu, berani," komentar Aris***.
Sementara itu, akun lain secara terang-terangan menyindir aparat penegak hukum.
"Polisi tau itu," tulis Top***.
Ada pula komentar yang menyinggung dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu sehingga aktivitas tersebut bisa terus berjalan.
"Setorannya lancar buk," sentil akun baby***.
Komentar serupa juga disampaikan akun Halim*** yang menulis:"Polisi sudah dikasi pelicin, jadi aman tempat judinya."
Selain itu, beberapa netizen mempertanyakan bagaimana mungkin aktivitas yang diduga melanggar hukum dapat berlangsung tanpa terdeteksi aparat.
"Di mana polisi? Polda Riau kok tidak tahu ada aktivitas di gedung itu. Kalau memang ada kegiatan judi di lokasi itu harus ditindak," tulis akun Sultan***.
Kecurigaan terhadap adanya pembiaran juga disampaikan akun lain.
"Pemerintah dapat setoran itu ibu," kata sijun***.
Sedangkan akun Mai*** mempertanyakan secara langsung peran aparat.
"Polisi masa tidak tau atau pura-pura tidak tau?"
Nada serupa juga muncul dari komentar akun mas***."Aparat pura-pura gak dengar dan pejam mata."
Tidak sedikit pula yang menduga adanya pihak-pihak yang melindungi aktivitas tersebut.
"Pasti ada beking di belakangnya," tegas HR***.
Bahkan, ada komentar yang menyebut sejumlah institusi secara sarkastis.
"Mungkin aset bagi Polda Riau, Polresta Pekanbaru, Walikota Pekanbaru," tulis akun Kh*** sambil menandai akun resmi Mabes Polri.
Masyarakat kini menunggu langkah dan penjelasan resmi dari aparat penegak hukum terkait viralnya dugaan lokasi perjudian tersebut. Transparansi dan respons cepat dinilai penting untuk menghindari berkembangnya spekulasi liar di tengah publik.
Apabila benar terdapat aktivitas perjudian di lokasi tersebut, masyarakat berharap aparat segera melakukan penyelidikan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

