Perkuat Tata Kelola Informasi, Lapas Pekanbaru Tingkatkan Kompetensi Kehumasan

Perkuat-Tata-Kelola-Informasi-Lapas-Pekanbaru-Tingkatkan-Kompetensi-Kehumasan.jpg
Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Penguatan Strategi Komunikasi Pemasyarakatan yang digelar Tim Strategi Khusus Direktur Jenderal Pemasyarakatan. (Dok. Lapas Kelas IIA Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, berkomitmen membangun komunikasi publik yang profesional, transparan, dan berdampak.

Melalui Tim Humas, Lapas Pekanbaru mengikuti kegiatan Penguatan Strategi Komunikasi Pemasyarakatan yang digelar Tim Strategi Khusus Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau Muhammad Lukman, Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yusup Gunawan, pejabat struktural, serta tim humas yang membidangi komunikasi publik ikut melaksanakan secara online.

Penguatan strategi komunikasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas insan humas Pemasyarakatan agar mampu menjawab tantangan keterbukaan informasi di era digital. 

Tidak hanya sebagai penyampai informasi, humas kini dituntut menjadi ujung tombak dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa fungsi kehumasan memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung citra dan reputasi organisasi.


"Kehumasan memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap organisasi. Humas juga merupakan bagian dari instrumen governance yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik melalui penyampaian informasi yang transparan, akuntabel, dan kredibel," ujar Rika, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurutnya, kepercayaan publik tidak dapat dibangun hanya melalui kinerja yang baik, tetapi juga melalui komunikasi yang tepat, terbuka, dan mudah dipahami masyarakat.

"Melalui penguatan strategi komunikasi ini, seluruh insan humas di lingkungan Pemasyarakatan diharapkan semakin memahami cara menyampaikan informasi secara efektif, membangun narasi positif, serta memperluas jangkauan publikasi berbagai capaian dan inovasi yang telah dilakukan," tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi terkait strategi komunikasi publik, pengelolaan informasi yang efektif, hingga teknik penyusunan konten publikasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

Materi tersebut juga menekankan pentingnya menghadirkan informasi yang cepat, akurat, objektif, dan bernilai edukatif.

Sementara itu, Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, menilai penguatan kapasitas kehumasan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi institusi.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan diseminasi informasi kepada masyarakat".

"Humas harus mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai program, capaian kinerja, serta inovasi Pemasyarakatan dengan masyarakat secara terbuka dan profesional," kata Yusup.

Ia menambahkan, hasil dari kegiatan tersebut akan menjadi bekal bagi Tim Humas Lapas Pekanbaru dalam mengembangkan pola komunikasi yang lebih adaptif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik.

"Dengan adanya penguatan strategi komunikasi ini, Lapas Pekanbaru berharap dapat semakin optimal dalam menyampaikan berbagai program pembinaan, pelayanan, serta capaian kinerja kepada masyarakat," pungkasnya.