Kuasa Hukum Abdul Wahid Akan Buktikan Dugaan Ancaman SF Hariyanto

Usai-Sidang-Abdul-Wahid-Berikan-Komentar-Singkat-Doakan-Semua-Lancar.jpg
Kuasa Hukum Abdul Wahid, Kemal Shahab saat memberi keterangan usai sidang di PN Pekanbaru, Rabu, 3 Juni 2026. (Winda Turnip/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tim Kuasa Hukum Abdul Wahid, Kemal Shahab mengatakan pihaknya akan membuktikan pernyataan kliennya, Abdul Wahid yang menyebut bahwa Plt Gubernur Riau SF Hariyanto pernah menunjukkan rekaman video mengenai dirinya diperiksa sebagai saksi oleh KPK pada tahun 2012. 

Dimana, rekaman tersebut dinilai sebagai ancaman kepada Abdul Wahid yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Riau. 

Dugaan ancaman dengan menunjukkan rekaman pemeriksaan KPK RI ini, dikonfirmasi langsung oleh Abdul Wahid saat sidang yang mempertemukannya secara tatap muka dengan SF Hariyanto sebagai saksi atas kasus OTT dan pemerasan yang dituduhkan kepada dirinya, di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru, Rabu, 3 Juni 2026 kemarin. 

"Nanti kita akan hadirkan saksi untuk membuktikan atas pernyataan Pak Abdul Wahid, bahwa Pak SF Hariyanto pernah menunjukkan rekaman tersebut kepada Pak Abdul Wahid dan adanya ancaman ini," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya juga akan menyelidiki bocornya rekaman video pemeriksaan Abdul Wahid oleh KPK tersebut. Pasalnya, pemeriksaan tersebut seharusnya bersifat rahasia.


"Kita akan selidiki kenapa dokumen rahasia lembaga bisa sampai di tangan SF Hariyanto dan ditunjukkannya di kediamannya saat bersama Abdul Wahid, juga Dhani dan Tata Maulana," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Abdul Wahid memberikan pertanyaan langsung kepada SF Hariyanto yang hadir sebagai saksi di sidangnya di PN Kota Pekanbaru, Rabu, 3 Juni 2026. 

"Apa yang bapak tunjukkan ke saya saat pertemuan itu. Bapak tunjukkan rekaman saat saya diperiksa oleh KPK tahun 2012 sebagai saksi. Saya heran, ini rekaman KPK sangat secret, ketika saya disidik oleh Pak Christian ketika itu dengan Pak Muslim berdua menyidik saya, memutar rekaman. Itu yang ditunjukkan ke saya, Pak,'' jelas Wahid di persidangan.

Wahid mengatakan, SF juga memintanya untuk berhati-hati karena dia memiliki "tangan" dimana-mana.

''Ketua hati-hati, Ketua tidak bersih. Hati-hati tangan saya banyak di mana-mana, termasuk di KPK juga tangan saya ada di mana-mana,'' ungkap Wahid menirukan SF Hariyanto 

Meskipun demikian, SF Hariyanto sendiri membantah pernah menunjukkan video tersebut dan memberikan ancaman seperti yang disampaikan.