MinyaKita Kian Mahal, DPRD Riau Minta Warga Lapor Jika Ada Penimbunan

Ikbal-Sayuti-ketua-dpw-ppp-riau.jpg
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Riau Ikbal Sayuti (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Riau Ikbal Sayuti menyoroti kenaikan harga MinyaKita yang mencapai hampir Rp20.000 per liter, khususnya di Kota Pekanbaru. 

Menurutnya, hal ini terjadi diduga kuat karena adanya permainan dari oknum supplier. Ia meminta masyarakat agar berperan aktif dan segera melapor jika menemukan adanya penimbunan minyak goreng subsidi ini. 

"Ini permainan oknum, kita minta agar masyarakat juga berperan aktif kalau ada melihat permainan, segera laporkan," ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.

Ia menegaskan Komisi II DPRD Provinsi Riau juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk mencari solusi dan menekan harga minyak tersebut. 



"Kita akan segera koordinasi dengan Disperindag. Karena hal ini perlu menjadi perhatian, karena harganya sudah jauh di batas Harga Eceran Tertinggi (HET)," jelasnya.

Harga MinyaKita di Pekanbaru melonjak tajam hingga berkisar Rp19.000–Rp20.000 per liter. Angka tersebut jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Selain mahal, pasokan di pasaran juga terbatas.