Tugu Zapin Bakal Diganti, Wali Kota Pekanbaru Harap Riau Punya Ikon Baru

Tugu-zapin-tak-terawat.jpg
Kondisi Tugu Zapin yang kian memprihatinkan. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berencana untuk mengganti Tugu Zapin di bundaran Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Rencana untuk mengganti ikon Kota Pekanbaru yang berada tepat di depan Kantor Gubernur Riau mendapat dukungan dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

Agung menegaskan, Tugu Zapin merupakan aset sekaligus berada di bawah kewenangan Pemprov Riau. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menempatkan diri sebagai pihak yang mendukung setiap kebijakan yang diambil pemerintah provinsi.

“Karena ini kewenangan Pemprov Riau, tentu kami dari Pemko Pekanbaru mendukung penuh,” ujar Agung, Jumat 23 Januari 2026.

Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk sinergi antarpemerintah dalam menata wajah ibu kota provinsi agar semakin representatif dan selaras dengan perkembangan zaman. Apalagi, kondisi Tugu Zapin saat ini dinilai sudah tidak optimal lagi sebagai ikon daerah.

“Tugu Zapin sudah cukup lama berdiri. Strukturnya mulai rapuh dan sejumlah bagian besinya juga dilaporkan hilang,” jelasnya.

Agung menilai, penggantian tugu dengan ikon baru lebih tepat, baik dari sisi efektivitas anggaran maupun untuk menghadirkan simbol yang lebih kuat secara visual dan filosofis. Ikon baru tersebut diharapkan mampu merepresentasikan identitas Melayu Riau secara lebih mendalam, namun tetap tampil modern dan relevan.


Ia juga berharap, jika rencana tersebut direalisasikan dengan perencanaan matang, pembangunan ikon baru dapat menjadi legasi positif bagi kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, sekaligus menjadi simbol pembaruan wajah Provinsi Riau.

“Harapannya, pada 2026 nanti Riau sudah memiliki ikon baru yang membanggakan, menjadi penanda kemajuan daerah, serta memperkuat citra Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov Riau memang mewacanakan pemindahan Tugu Zapin ke lokasi lain dan menggantinya dengan monumen baru. Hal itu disampaikan langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Menurut SF Hariyanto, rencana pemindahan atau penggantian Tugu Zapin tersebut merupakan aspirasi dari sejumlah tokoh masyarakat. Salah satu pertimbangannya berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan.

“Banyak masukan dari tokoh-tokoh masyarakat. Dalam ajaran Islam, patung manusia dinilai kurang pas. Karena itu, ada usulan agar dipindahkan atau diganti dengan monumen lain,” kata SF Hariyanto.

Meski demikian, ia menegaskan rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian dan akan melalui proses yang cukup panjang sebelum diputuskan secara resmi.

Selain itu, SF Hariyanto juga menyoroti aksi pencurian tembaga di bagian Tugu Zapin yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ia mengaku prihatin, mengingat lokasi tugu berada di kawasan perkantoran strategis.

“Sedih kita. Tugunya berada di depan Kantor Gubernur Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, dan Polda Riau, tapi masih berani digerogoti. Seolah tidak ada rasa takut,” pungkasnya.