RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi 3.000 siswa dari keluarga kurang mampu. Saat ini, proses pendataan calon penerima bantuan masih dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menegaskan siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) akan menjadi prioritas utama dalam program ini.
“Saat ini pendataan masih kita lakukan. Kalau ada Kartu Indonesia Pintar, itu akan kita utamakan,” ujar Abdul Jamal, Senin 18 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, sebanyak 2.000 paket perlengkapan sekolah telah disiapkan untuk siswa tingkat SD dan SMP negeri. Paket tersebut berisi tas, buku, serta dua stel seragam sekolah.
“Kalau sepatu tidak kita berikan, kita larikan ke seragam. Jadi nanti ada dua stel seragam. Mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan beban orang tua,” ucapnya.
Sementara itu, seribu paket bantuan lainnya akan diberikan kepada siswa PAUD dan TK. Untuk kategori ini, bantuan berupa perlengkapan alat tulis tanpa seragam.
Abdul Jamal menambahkan, penyaluran bantuan masih menunggu hasil pendataan yang sedang dilakukan melalui masing-masing sekolah.
“Kami sudah minta data ke sekolah. Sekarang sedang didata,” jelasnya.
Ia menegaskan pendataan diperlukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran sesuai dengan arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
“Jadi tidak bisa orangnya langsung ditentukan, harus didata dulu. Karena ini (pemakaian anggaran) akan diperiksa juga, jadi harus sesuai prosedur,” pungkas Abdul Jamal.

