Menteri Ekraf dan Agung Nugroho Soroti Potensi Ekonomi Kreatif di Pekanbaru

Menteri-Ekraf-dan-Agung-Nugroho-Soroti-Potensi-Ekonomi-Kreatif-di-Pekanbaru.jpg
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya bersama Wali Kota Pekanbaru terpilih Agung Nugroho saat Kopdar Ekonomi Kreatif bersama para pelaku usaha lokal di Pekanbaru, Rabu, 11 Desember 2024. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya tegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan komunitas ekonomi kreatif untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.

Hal ini disampaikan Teuku Riefky saat kegiatan Kopdar Ekonomi Kreatif bersama para pelaku usaha lokal di Pekanbaru, Rabu, 11 Desember 2024. 

"Kami melihat bahwa para pelaku ekonomi kreatif di Pekanbaru memiliki potensi dan talenta luar biasa,” kata Teuku Riefky.

“Untuk itu, Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Dalam Negeri telah membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) yang memungkinkan pembentukan dinas ekonomi kreatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," imbuhnya.

Teuku Riefky mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung para pelaku ekonomi kreatif agar dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, dan mengurangi angka kemiskinan.

Menteri Ekonomi Kreatif menjelaskan, Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut memberikan panduan bagi daerah untuk membentuk dinas ekonomi kreatif, yang nantinya dapat memfasilitasi pengembangan sektor ini di berbagai wilayah.

"Dengan adanya dinas ekonomi kreatif di provinsi maupun kabupaten dan kota, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif dapat lebih didampingi dan difasilitasi,” kata Teuku Riefky.

“Kami ingin potensi anak-anak Riau, khususnya di Pekanbaru, semakin berkembang sehingga ekonomi kreatif menjadi mesin baru pertumbuhan daerah," tambahnya.


Ia juga menyoroti bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berdampak pada individu pelaku usaha, tetapi juga memiliki efek positif bagi masyarakat luas melalui peningkatan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif berpesan agar para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, baik yang berbasis desain, budaya, digital, maupun media.

"Ekonomi kreatif ini akan menjadi mesin pertumbuhan baru Indonesia. Harapannya, pelaku ekonomi kreatif dapat terus meningkatkan kualitas produk yang digeluti, apa pun sektornya. Tingkatkan kreativitas, terus bergabung dalam komunitas, dan bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah maupun pusat," imbuhnya.

Teuku Riefky juga memastikan bahwa pemerintah akan terus memfasilitasi sektor ini agar semakin berkembang dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.

Sementara itu, Agung Nugroho, Wali Kota Pekanbaru terpilih yang juga turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungannya terhadap inisiatif ini.

Agung menyampaikan bahwa potensi ekonomi kreatif di Riau, khususnya di Pekanbaru, perlu didukung penuh agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Kita menyambut baik langkah Menteri Ekonomi Kreatif yang memberikan perhatian khusus pada pelaku ekonomi kreatif di Pekanbaru. Dengan adanya dukungan dari pusat, kami yakin bahwa pelaku usaha kreatif di daerah ini bisa lebih berkembang dan menciptakan inovasi yang membanggakan," ujar Agung Nugroho.

Menurut Agung, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun ekosistem yang mendukung.

Ia juga menekankan bahwa sektor ekonomi kreatif bukan hanya soal bisnis, tetapi juga pelestarian budaya.

"Ekonomi kreatif dapat menjadi alat untuk melestarikan warisan budaya kita, terutama dalam sektor seni dan kerajinan. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa pelaku usaha kreatif mendapat akses pembinaan dan pendanaan,” jelasnya.

Agung berharap, inisiatif seperti Kopdar Ekonomi Kreatif ini dapat diadakan secara rutin untuk memberikan ruang diskusi dan inovasi bagi para pelaku usaha lokal.

"Acara seperti ini sangat penting untuk mempertemukan ide-ide baru, serta mendorong semangat kolaborasi di antara para pelaku ekonomi kreatif," pungkasnya.