Perjuangan 30 Tahun Terbayarkan, Warga Sinamanenek Sujud Syukur

Sinamanenek-dan-presiden.jpg
Gubernur Riau Syamsuar, Bupati Kampar Catur Sugeng bersama Presiden RI Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla seusai menggelar rapat terbatas membahas persoalan lahan bermasalah dengan perusahaan. Presiden Jokowi memutuskan 2.88 hektare lahan PTPN V dilepas untuk masyarakat Sinamanenek, Kampar (Ist)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Ribuan masyarakat Desa Sinamanenek menggelar sujud syukur ba'da shalat Jumat saat mendapatkan kabar bahwa perjuangan mereka puluhan tahun akhirnya membuahkan hasil.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Sinamanenek Abdoel Rakhman Chan usai ikut dalam rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan jajarannya.

"Saya sekarang masih di Jakarta, tapi tadi sudah saya sampaikan, mereka langsung sujud syukur tadi setelah shalat Jumat," kata Rachman, Jumat, 3 Mei 2019.

Rakhman yang juga didampingi oleh tokoh masyarakat dan Kampar mengaku bersyukur atas keputusan rapat yang juga dihadiri oleh Dirut PTPN V hari ini.

"Sudah 30 tahun kami berjuang, Alhamdulillah hari ini kami bisa mendapatkan hak kami atas tanah sejumlah 2800 hektar tersebut," ucapnya.


Dalam keputusan tersebut, Rakhman mengatakan Presiden Jokowi memberikan sejumlah catatan terkait peralihan lahan tersebut.

Bagi petani yang mendapatkan lahan tersebut, kata Rakhman, harus bisa mengurus surat administrasinya paling lambat selama 15 hari terhitung hari ini.

"30 hari kemudian, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar harus menyelesaikan sertifikasi lahan untuk calon pemilik lahan sejumlah 1400 KK ini," jelasnya.

Setelah semua sudah tersertifikasi, dua Minggu setelahnya Presiden Jokowi akan menyerahkan langsung sertifikat tanah tersebut kepada anak kemenakan asli Masyarakat Sinamanenek.

Diakui Rakhman, seluruh catatan tersebut bukanlah perkara yang sulit, sebab pihaknya sendiri sudah mempersiapkan segalanya sejak awal perjuangan dahulu.

"Peta pembagian lahan ini sudah selesai dengan tim yang telah terbentuk, karena kami kan sudah 30 tahunan berjuang untuk ini," tutupnya.