Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Ditargetkan Siap Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah-Terdampak-Bencana-di-Aceh-Ditargetkan-Siap-Saat-Tahun-Ajaran-Baru.jpg
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti meninjau progres revitalisasi SDN Utue, Kabupaten Pidie, Senin, 22 Juni 2026. (ANTARA/M.Ifdhal)

RIAU ONLINE, BANDA ACEH - Sejumlah sekolah di Provinsi Aceh yang terdampak bencana longsor dan banjir bandang pada akhir 2025 lalu tengah dalam tahap revitalisasi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, pemerintah menargetkan proses ini akan selesai dan bisa digunakan untuk tahun ajaran baru 2026-2027.

"Kami menargetkan pada tahun ajaran baru ini sebagian besar sekolah yang sudah selesai dibangun dapat digunakan, memang ada beberapa sekolah yang masih dalam proses, terutama untuk sekolah relokasi di tempat yang baru," kata Abdul Mu'ti, dikutip dari ANTARA, Senin, 22 Juni 2026.

Abdul Mu'ti yang tengah melakukan kunjungan untuk meresmikan revitalisasi sekolah tahun 2025 di Kabupaten Pidie tersebut mengungkapkan bahwa proses pembangunan revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah ini bekerja sama dengan TNI.

Pada tahun 2025 Kabupaten Pidie mendapat revitalisasi sekolah sebanyak 21 unit, terdiri atas satu unit jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dua unit Sekolah Dasar (SD), empat unit SMP, sebanyak 11 unit SMA, dua unit SMK dan satu unit SLB.


Kemudian pada tahun 2026 Kabupaten Pidie mendapatkan bantuan revitalisasi sekolah sebanyak 76 unit, terdiri atas PAUD sembilan unit, SD sebanyak 56 unit, SMP empat unit, SMA dua unit, dan SMK lima unit.

Menurut dia, sekolah yang masuk dalam program revitalisasi tersebut sudah bagus dan sangat layak untuk menjadi tempat pembelajaran. Mendikdasmen mengatakan Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap revitalisasi sekolah.

"Pak Presiden memberikan perhatian serius terhadap revitalisasi sekolah ini agar cepat selesai, sehingga anak-anak dapat belajar dengan tenang dan nyaman untuk meraih prestasi terbaik," kata Mendikdasmen.

Ia berharap seluruh sekolah yang telah selesai direvitalisasi agar dapat dirawat dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung kemajuan pendidikan di seluruh daerah.

"Mari kita terus memberikan semangat buat anak-anak kita untuk meraih mimpinya dan memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia tercinta ini," kata Mendikdasmen yang didampingi Wakil Bupati (Wabup) Pidie Alzaizi.

Ia mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik dengan menghadirkan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya guna menunjang kemajuan pendidikan di seluruh pelosok Tanah Air.

Mendikdasmen berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh, kabupaten/kota, TNI, dan semua komponen yang telah terlibat serta ikut mendukung dalam menyukseskan program revitalisasi yang berlangsung di seluruh pelosok.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Murthalamuddin mengatakan Pemprov Aceh juga berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kemendikdasmen, yang telah memberikan perhatian serius dalam revitalisasi sekolah terdampak bencana di Tanah Rencong. (ANTARA)