Giring Ajak Anak Muda Integrasikan Nilai Budaya dengan Karya

Giring-Ajak-Anak-Muda-Integrasikan-Nilai-Budaya-dengan-Karya.jpg
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo saat menghadiri Rapimnas dan Buka Bersama Bepro 2026. (ANTARA/ (Sinta Ambar))

RIAU ONLINE, JAKARTA - Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo ajak anak muda mengintegrasikan nilai budaya dalam setiap kegiatan sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas dan daya saing nasional.

Giring menuturkan bahwa kebudayaan dapat menjadi instrumen diplomasi lunak, sehingga generasi muda diharapkan berperan sebagai kolaborator pemerintah dalam menggelorakan budaya sebagai kebanggaan nasional.

“Apapun yang kalian lakukan, jangan pernah melupakan dan selalu menghadirkan nilai budaya di dalamnya," kata Giring saat menghadiri "Rapimnas dan Buka Bersama Bepro 2026", dikutip dari ANTARA, Sabtu, 28 Februari 2026.

Giring menjelaskan, salah satu contoh promosi Indonesia di kancah global melalui karya adalah grup pop perempuan No Na.


Selain itu, Giring juga menyinggung animasi “Jumbo” yang dikenal luas dan ditonton melalui platform Netflix sebagai contoh produk kreatif yang membawa identitas Indonesia. Selain itu, sutradara dan penulis skenario Joko Anwar dinilai berhasil menembus industri film global melalui sejumlah karyanya.

Melalui contoh tersebut, Giring mendorong profesional muda melirik ekonomi berbasis kebudayaan atau cultural economy serta membuka ruang kolaborasi luas dalam pemajuan budaya. Menurutnya, potensi cultural economy di Indonesia masih besar dan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk komunitas profesional.

"Kementerian Kebudayaan membutuhkan kolaborasi dan kami siap bekerja sama," ujarnya.

Giring mengatakan, kementeriannya menyiapkan strategi menyisipkan nilai budaya dalam program sekolah rakyat yang tengah dikembangkan pemerintah. Ia berharap Bepro dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pemajuan budaya nasional. (ANTARA)