RIAU ONLINE - Kasus tewasnya seorang pria berinisial GS di Pekanbaru, Riau, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum personel TNI AL berinisial MZ, kini menjadi sorotan publik.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berjalan dan pelaku telah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut.
"Jajaran TNI AL di wilayah Dumai ikut membantu proses penyidikan, karena diduga melibatkan personel TNI AL yang berdinas di lingkungan Mabes TNI," kata Tunggul, dikutip dari ANTARA, Rabu, 27 Agustus 2025.
Tunggul memastikan kasus ini ditangani dengan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi terciptanya rasa keadilan untuk seluruh pihak. Pihaknya juga telah menangkap terduga pelaku penganiayaan untuk diperiksa pihak Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL).
"Denpom Lanal Dumai Tengah mengamankan personel tersebut dan membantu melaksanakan pengumpulan keterangan dan pencarian bukti-bukti atas kejadian penganiayaan yang dilaporkan pihak keluarga melalui advokatnya kepada Denpom Lanal Dumai," kata Tunggul.
Diketahui, GS tewas usai dianiaya karena dicurigai melakukan pencurian pada Jumat, 15 Agustus 2025 lalu.
"Peristiwa tersebut dilatarbelakangi kecurigaan atas dugaan tindakan pencurian yang dilakukan korban sebelumnya," kata Tunggul.
Setelah dianiaya, GS dibawa pelaku ke kantor polisi untuk agar dapat diproses secara hukum.
"Pada 16 Agustus korban dikembalikan kepada pihak keluarga dan meninggal pada 23 Agustus 2025," pungkasnya. (ANTARA)

