Covid-19 Melonjak Tajam, KONI Ragu Gelar Pemusatan Latihan PON

Ketua-Umum-KONI-Riau-Emrizal-Pakis.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

Laporan LUKMAN PRAYITNO

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Rencana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk menggelar Pemusatan Latihan (TC) berjalan kembali harus dipertimbangkan. Pasalnya penularan Covid-19 di Riau masih terus melonjak. Sehingga dikhawatirkan menular para atlet.

Hal ini diungkapkan Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, Kamis (3/9/2020) siang. Menurutnya prestasi atlet baru bisa dicapai kalau kondisinya sehat dan bugar. Sehingga jika dipaksakan pelaksanaan TC justru dikhawatirkan atlet tertular dan tidak bisa Berkompetisi.

"Ngeri-ngeri sedap kalau TC berjalan digelar. Disatu sisi kita ingin konsentrasi latihan untuk meningkatkan prestasi, tapi disisi lain kita ingin atlet sehat dan bugar. Sebab kalau kesehatan terganggu tentu prestasi juga gak bisa didapat," ujar Emrizal Pakis.

Sehingga menurutnya kesehatan atlet harus diutamakan walaupun prestasi diperlukan. Untuk itu atlet yang menggelar latihan secara mandiri untuk menjaga kebugaran diberikan vitamin. Sehingga imunitas atlet bisa terjaga.

"Jadi akan terbantu atlet kita untuk menjaga imunitasnya. Kalau dia latihan tentu ada penambah stamina yang harus diberikan," jelas Emrizal.

Selain itu seandainya pandemi covid-19 tidak berakhir sesuai harapan. Maka KONI mempertimbangkan untuk menggelar TC namun atlet menjalani tes Swab terlebih dahulu.

"Kita juga mikir-mikir kalau situasi sudah memungkinkan maka, akan dilakukan swab. Biaya, teknik pengambilan Swab, begitu juga atlet daerah apakah dikumpulkan di Pekanbaru atau tidak. Kemudian sekarang kita sudah layak belum untuk latihan? Ini berkaitan dengan institusi kesehatan," tambahnya.