(Video) Marwal Iskandar: Kami Kalahkan Cilegon Sesuai Aturan, Bukan seperti Pertemuan I Lalu

Asisten-Pelatih-PSPS-Riau-Marwal-Iskandar.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)

Laporan: AHMAD JAILANI 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelatih Kepala PSPS Riau, Philep Hansen Maramis, dalam laga terakhir hidup mati menghadapi Cilegon United, ternyata tak hadir di bangku pemain cadangan. 

Perannya sebagai Pelatih Kepala dan memberikan instruksi kepada para pemian digantikan oleh asistennya, mantan gelandang Timnas Indonesia, Marwal Iskandar. Philep saat ini sedang mengikuti pelatihan pelatih A AFC. 

Usai laga dengan kemenangan 4-0 atas Cilegon United dan memastikan PSPS Riau maju ke Babak 8 Besar, Marwal Iskandar mengatakan, kunci permainanan terletak pada cara bermain tak lagi melebar. 

Baca Juga: 

(Video) Inilah 4 Gol PSPS Riau Saat Cukur Cilegon United Tanpa Balas

Main Di Cilegon, PSPS Dipermalukan Mantan Pemainnya Kalah 1-0

Marwal meminta anak asuhnya tidak bermain melebar, akan tetapi memusatkan serangan dari tengah guna menciptakan peluang serta gol. Dn strategi ini berhasil.

"Terkait dengan cara bermain tadi, memang saya khususkan bagaimana cara bermain agar tidak melebar lagi, namun passing umpan ke depan guna ciptakan gol," ujar Marwal saat konperensi pers, Rabu, 10 Oktober 2017, di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai. 

Tak hanya itu, Marwal juga menjadikan kekalahan menyakitkan di kandang Cilegon, pada pertemuan pertama sebagai bahan evaluasi permainan tim keseluruhan.

 

Ketika itu, PSPS harus menelan kekalahan 0-1 atas tim tuan rumah. Ironisnya, gol tersebut dicetak mantan pemain PSPS Riau, Ahmad Ihwan, Minggu, 24 September 2017, di Stadion Krakatau Steel. 

"Ketika saya dikalahkan Cilegon United 1-0 (kemenengan) tidak sesuai dengan rule (aturan), maka hari ini kami mengalahkannya (Cilegon) sesuai dengan rule of the game (aturan permainan)," ungkap Marwal Iskandar dengan nada seperti menahan emosi. 

Sementara itu, Tim Tamu Cilegon United, merasa hasil ini negatif. Namun itu patut disyukuri, karena target mereka dari awal memang bertahan di Liga 2 Indonesia.

"Secara hasil kita negatif, tapi dari awal target kita di Liga 2. Kalaupun kemarin kita masuk 16 besar, sudah sesuai target, dan hampir masuk 8 besar itu merupakan bonus," ungkap Imam Riyadi pelatih kepala Cilegon United.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id