Sering Usir dan Persekusi Ulama, Kini Giliran Ketua GP Ansor Riau Diusir Massa

GMMK-Bambang-Rumnan.jpg
(Azhar Saputra)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kedatangan Ketua GP Ansor Riau, Purwaji untuk melakukan tabayun langsung ke LAM Riau, mendapatkan penolakan dari masyarakat Melayu Riau.

Salah satu masyarakat yang menolak kehadiran dari Ketua GP Ansor ini mengatakan, aksi yang mereka lakukan itu merupakan klimaks dari aksi keji yang dilakukan oleh GP Ansor terhadap ulama mereka, Ustad Abdul Somad (UAS).

Bahkan tidak hanya UAS, GP Ansor juga melakukan hal serupa terhadap Ustad Felix Xiauw sampai Ustad Khalid Basalamah.

"Ini merupakan puncak dari apa yang mereka lakukan. Si Yaqut (Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil) itu memang harus diberi pelajaran," kata Ketua Advokat Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK), Bambang Rumnan Rabu, 19 September 2018.

Tambahnya, penolakam terhadap ketua GP Ansor Riau itu menurutnya juga buntut dari penghinaan seorang ulama Melayu yang merupakan panutan dari bangsa Melayu-Melayu lainnya hingga ke Asia Tenggara.

 

"Secara etika dan sangat mendasar bahwa UAS sebagai tokoh ulama yang kami hormati telah dipersekusi oleh mereka. Itu bukan sekali atau dua kali," jelasnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Riau, Purwaji mengatakan bahwa dirinya memahami reaksi yang timbul akibat penolakan UAS di beberapa wilayah di Pulau Jawa.

Bahkan Purwaji dengan lantang mengatakan tujuannya ke lembaga adat untuk meluruskan kesalah pahaman yang terjadi antara masyarakat Melayu dengan GP Ansor.

"Kami memahami apa yang menjadi reaksi. Apa yang bengkok akan kita luruskan bersama. Dengan UAS pun sudah kami sampaikan permohonan untuk bertemu untuk mencari solusinya," jelasnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id