RIAU ONLINE, SIAK - Pasar Kampung Sialang Sakti, Dayun diterjang angin puting beliung pada Senin, 24 November 2025 lalu. Kondisi ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar.
Mahadar mengatakan, pihaknya telah turun langsung meninjau kondisi pasar di hari yang sama untuk memastikan aspirasi pedagang akan dibawa ke Bupati Siak, sebagai bahan pembahasan tindak lanjut.
“Masukan ini akan kami bahas untuk dicarikan solusinya, agar pedagang bisa kembali berjualan,” kata Mahadar.
Mahadar juga melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan langkah penanganan kerusakan yang dibutuhkan dengan didampingi sejumlah perangkat daerah.
“Melihat kondisi sekarang, pasar ini perlu dibangun permanen agar pedagang dan pembeli bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” katanya.
Kondisi bangunan yang sudah tua diperparah oleh kerusakan berat pada atap dan struktur, membuat pedagang enggan berjualan dan warga memilih berbelanja di tempat lain.
Seorang pedagang sekaligus tokoh masyarakat Pasar Dayun, Udo, menyebutkan sejak bencana terjadi pasar seolah mati suri.
“Warga lebih memilih belanja di pasar kaget. Banyak los rusak, kami tak bisa berdagang,” ucap Udo.
Minimnya aktivitas jual beli membuat pendapatan pedagang anjlok. Udo berharap Pemkab Siak memberikan perhatian serius untuk membangun kembali pasar tersebut agar layak dan memenuhi standar.
“Pasar makin sepi, pendapatan pun ikut sepi. Kami butuh solusi dari pemerintah,” katanya.
Hingga kini, Pasar Dayun masih tampak lengang menanti kepastian perbaikan. Pedagang berharap pemulihan pasar dapat segera direalisasikan agar ekonomi kembali bergerak.

