Viral di Medsos, Diduga Pelaku Begal Dilepas Usai Ditangkap di Jalan Diponegoro

Viral-di-Medsos-Diduga-Pelaku-Begal-Dilepas-Usai-Ditangkap-di-Jalan-Diponegoro.jpg
Korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok orang yang diduga pelaku begal motor di Jalan Diponegoro, Pekanbaru. (Tangkapan Layar)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Viral di media sosial Instagram, informasi dugaan tangkap lepas terhadap terduga pelaku begal di Kota Pekanbaru ramai diperbincangkan, Selasa, 19 Mei 2026.

Melalui akun @sarang_tawa, dalam unggahan yang beredar, disebutkan seorang korban bernama Aditya diduga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok orang yang disebut sebagai pelaku begal motor di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Peristiwa tersebut memicu perhatian publik setelah keluarga korban mengaku telah membuat laporan resmi ke Polresta Pekanbaru pada 10 Mei 2026. Laporan itu tercatat dengan pelapor atas nama Novi Irawan.

Berdasarkan dokumen Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang beredar, laporan diterima Polresta Pekanbaru dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 262 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dalam kronologi yang tertuang di laporan tersebut, pelapor mengaku mendapat kabar bahwa anaknya, M. Aditya Irawan, berada di Rumah Sakit Bhayangkara pada Minggu dini hari, 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.30 WIB.

"Selanjutnya saya langsung ke rumah sakit. Setelah sampai saya menanyakan kepada anak saya kenapa bisa masuk rumah sakit," demikian isi laporan tersebut.

Korban kemudian disebut menjelaskan bahwa dirinya dikejar oleh segerombolan orang menggunakan sepeda motor. 


Saat itu korban mengendarai sepeda motor sebelum akhirnya terjatuh usai menabrak kendaraan milik salah satu kelompok yang mengejarnya.

Akibat insiden tersebut, korban diduga mengalami tindak kekerasan secara bersama-sama.

"Yang menyebabkan anak saya terjatuh dan ia mengatakan juga diinjak-injak dan dipukul menggunakan double stick," tertulis dalam uraian laporan polisi tersebut.

Informasi yang beredar di media sosial juga menyebutkan bahwa terduga pelaku sempat diamankan aparat kepolisian. 

Namun, muncul dugaan bahwa pelaku kemudian dilepaskan, sehingga memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat di media sosial.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran informasi tersebut.

Redaksi telah mencoba menghubungi Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, guna meminta klarifikasi terkait dugaan tangkap lepas tersebut. Namun, hingga berita ini disusun belum ada tanggapan yang diberikan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, saat dikonfirmasi meminta agar pertanyaan diarahkan kepada pihak Polresta Pekanbaru.

"Silahkan langsung hubungi Kapolresnya atau Kasihumas," singkat Pandra.

Redaksi selanjutnya kembali melakukan upaya konfirmasi kepada Kasi Humas maupun Kapolresta Pekanbaru terkait informasi yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap kejadian, identitas terduga pelaku, maupun terkait dugaan pelaku yang disebut sempat diamankan lalu dilepas.