Di Bawah Guyuran Hujan, Teriakan ‘Bebaskan Wahid’ Menggema di PN Pekanbaru

Abdul-wahid-disambut-pendukung3.jpg
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid disambut simpatisan saat akan menjalani sidang di PN Pekanbaru, Rabu, 6 Mei 2026. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Hujan lebat yang mengguyur sejak Rabu, 6 Mei 2026, pagi tak mampu meredam gelombang dukungan bagi Abdul Wahid, yang akan kembali menjalani sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau. 

Ratusan simpatisan tetap menunjukkan loyalitas mereka dalam mengawal jalannya sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Bahkan, sejumlah pendukung tampak sigap dengan payung memberikan perlindungan kepada bag Gubernur Riau nonaktif itu saat tiba di lokasi persidangan. 

Suasana di luar gedung pun dipenuhi teriakan dukungan yang tak henti menggema. "Bebaskan Wahid! Wahid tidak bersalah!” teriak massa berulang kali, menyatu dengan derasnya hujan yang turun tanpa jeda.

Tak hanya di luar, ruang sidang juga dipadati pengunjung. Kursi-kursi telah terisi penuh jauh sebelum majelis hakim membuka persidangan, menandakan tingginya perhatian publik terhadap kasus ini.


Di tengah kerumunan, seorang simpatisan menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukanlah karena imbalan, melainkan dorongan hati.

"Kami datang bukan karena dibayar, tapi karena kami percaya beliau tidak bersalah," ujar seorang ibu dengan nada tegas.

Ia menambahkan, dukungan tersebut lahir dari harapan besar agar proses hukum berjalan adil dan transparan. 

Meski hujan belum juga reda, semangat para pendukung tetap menyala. Bagi mereka, kehadiran di hari itu bukan sekadar aksi, melainkan bentuk keyakinan bahwa keadilan masih layak diperjuangkan.