Gubernur Syamsuar Resmi Buka Pameran Siexpo dan Promosi Sawit Riau

Syamsuar798.jpg
Gubernur Riau, Syamsuar/Riau Online/Haslinda (Riau Online/Haslinda)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar resmi membuka Sawit Indonesia Expo (Siexpo) 2023 dengan tema Mencapai Produktivitas Serta Efisiensi Tinggi Berbasis Mekanisasi dan Teknologi 4.0, di Ska Co-Ex, Selasa 8 Agustus 2023.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini, diramaikan dengan 114 both dengan melibatkan 72 perusahaan, asosiasi sawit, UKM, perguruan tinggi, dan pondok pesantren. Menampilkan berbagai macam produk dan teknologi yang mendukung industri sawit Indonesia terkhusus di Riau.

 

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan dengan adanya pertemuan para pengusaha dan petani kelapa sawit dalam agenda Siexpo bisa mengambil manfaat terutama untuk meningkatkan kualitas produksinya dimasa yang akan datang.

 

"Kami menyambut baik adanya Expo ini sehingga diharapkan disamping bisa meningkatkan ekonomi di Riau tapi juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Gubernur Syamsuar, Selasa 8 Agustus 2023.

 

Syamsuar mengaku sektor perkebunan merupakan tulang punggung perekonomian Provinsi Riau, terkhusus di bidang industri kelapa sawit. Sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau beserta forkopimda Provinsi Riau akan kompak dalam menjaga dan melindungi sawit Riau. 

 

"Untuk itu kita harus selalu kompak dan selalu bersinergi dalam menjaga perkebunan sawit, apalagi Riau menjadi salah satu provinsi penyumbang devis negara, baik dari segi ekspor hingga investasi," harapnya. 



 

Sementara, CEO Sawit Indonesia, Qayuum Amri menjelaskan terpilihnya Riau menjadi tuan rumah pada pameran Siexpo karena Kota Lancang Kuning merupakan baro meter industri kelapa sawit. Ditopang kawasan industri yang lengkap dan pelabuhan ekspor yang berada di Negeri Melayu yakni Kota Dumai.  

 

"Kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada pak Gubernur Syamsuar yang membuat kebijakan terbaik dalam pengembangan kelapa sawit. Jadi kalau daerah lain belum ada, Riau sudah mendahuluinya. Sehingga banyak daerah yang akan belajar dari Riau. Semoga ini bisa menjadi solusi untuk mengangkat kesejahteraan teman-teman petani sawit," imbuhnya. 

 

 

Di bawah kepemimpinan Gubernur Syamsuar, Qayuum juga menilai Riau menjadi pionir dalam kebijakan perkelapasawitan dan telah membuat kebijakan terbaik dalam pengembangan kelapa sawit, seperti harga TBS untuk petani swadaya, dan juga mitra.

 

"Produksi sawit Riau ini sudah sangat besar, hampir mencapai 10 juta ton dengan luas perkebunan 3,8 juta hektar. Jadi, itu sebabnya kami memilih Riau menjadi tempat penyelenggaraan dari event perdana ini. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi agenda tahunan di masa yang akan datang," pungkasnya.