Kepala BNPB Ajak Stakeholder Liburan Saja di Rumah Saat Cuti Bersama

Doni-Monardo.jpg
(Facebook)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo menganjurkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Riau untuk menjalankan libur panjang di rumah saja.

 

"Saya minta masyarakat harus menjalankan libur panjang dengan di rumah saja sebagai salah satu opsi untuk liburan mendatang," ucapnya saat melakukan rakor secara virtual, di Gedung Daerah Serindit, Kamis, 22 Oktober 2020.

 

 

 

Dengan tetap melakukan libur di rumah, hal itu dapat membuat suasana lebih bahagia karena berkumpul bersama keluarga dan juga bisa melakukan aktivitas yang bisa meningkatkan sistem imun tubuh.

 

"Menghabiskan libur panjang dengan aktivitas di rumah bukan tidak mungkin. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan, ditambah lagi dengan libur di rumah, keakraban antar anggota keluarga semakin erat," tambahnya.

 

Namun jika tetap ingin libur keluar kota, ia berharap agar masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. 

 

Terlebih lagi saat ini hampir seluruh wilayah di Indonesia mengalami musim hujan. Agar liburan tidak berbahaya ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi tentang cuaca.

 

"Di musim hujan ini mari luangkan waktu menanam pohon. Sehingga pohon yang ditanam bisa tumbuh dan bermanfaat bagi kita semua. Izinkan saya memberikan tagline untuk liburan kali ini yakni Liburan Aman dan Nyaman Tanpa Kerumunan," pungkasnya.

 

Sebelumnya Gubernur Riau, Syamsuar juga meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak keluar kota liburan bersama keluarga saat cuti bersama mulai tanggal 28-30 Oktober 2020.

 

Pasalnya, penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau terus meningkat, sehingga untuk mencegah ledakan kasus baru, Gubri mengimbau ASN untuk tidak liburan selama masa cuti kerja.

 

 

"Kami berharap kalau tak perlu tak usah keluar kota. Saya kalau tak penting sekali tak keluar kota. Begitu juga staf saya kalau tak penting, tak saya izinkan keluar kota," ucap Syamsuar di Gedung Daerah Serindit, Senin, 20 Oktober 2020.