Tinggal Sejarah, Syamsuar Sebut Riau Pernah Jadi Penghasil Ikan Terbesar di Dunia

Potensi-perikanan.jpg
(WAYAN SEPIYANA/Riau online)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan, potensi ikan saat ini di Riau masih besar.

Ada enam daerah di Riau yang berpeluang besar pada perikanan.

 Ia, menyarankan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Jendral Sudirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah untuk melakukan peninjauan.

 

 

 

"Agar mendapat gambaran untuk mengkaji lebih dalam agar dapat dibuat MoU, dan menjalin kerja sama untuk meningkatkan potensi yang ada di Riau," kata Syamsuar, Selasa, 13 Oktober 2020, saat menerima kunjungan sekaligus silaturahmi Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unsoed, di Kediaman Gubernur.

 

Ia menyampaikan, Provinsi Riau dulunya sangat terkenal sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Dunia.

 

"Dulu Bagansiapiapi terkenal dengan penghasil ikan terbesar di dunia, tapi itu tinggal sejarah, meskipun begitu ikan di Riau ini tetap ada," ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Riau itu.

 

Menurutnya, potensi ikan saat ini di provinsi Riau masih besar, tidak hanya hanya di Bagansiapiapi.

 

"Ada juga di Bengkalis, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Dumai, dan Rupat," ujarnya.

 

Pertemuan hari ini, semoga dapat menambah wawasan dan dapat saling bekerja sama.

 

 

"Saling isi mengisi untuk membangun perikanan laut Indonesia," pungkasnya.