Manajer ULP Pelalawan Akui Listrik Sering Padam, Ini Penyebabnya

kabel-bergeser.jpg
(istimewa)

Laporan: RISKI APDALLI

RIAU ONLINE, PELALAWAN - Manajer PLN unit layanan pelanggan (ULP) Pelalawan, Ibnu Hajar, membenarkan aliran listrik di wilayah Kecamatan Bunut sering padam atau mati dalam beberapa bulan terakhir, bahkan di sepanjang jalan lintas bono (Jalinbon) ikut terimbas.

"Memang benar, ada dilakukan pemadaman," ulas, manajer PLN ULP Pelalawan, Ibnu Hajar.

Namun, pihaknya mengklaim matinya aliran listrik diwilayah tersebut, diakibatkan gangguan pada instalasi jaringan yang terhambat oleh pepohonan dicsekitar kebun dan pemukiman di sekitar wilayah itu.

"Penyebabnya, banyak jaringan instalasi terganggu akibat banyaknya pohon tumbang dan menggeser kable listrik kita," bebernya.

Dikatakan Ibnu, pihaknya juga mengharapkan kerja sama masyarakat di wilayah operasional ULP Pelalawan agar bisa bekerja sama dalam penertiban pohon mengganggu aliran listrik yang mengarah ke wilayah operasiol ULP.

Menurutnya, selain bisa memperlancar aliran listrik, atas pastisipasi masyarakat, pihaknya lebih mudah dalam memberikan pelayanan maksimal. Walaupun pada penertiban pohon yang mengganggu jaringan tersebut tidak ada ganti rugi dari PLN, namun pihaknya telah menyurati instansi terkait guna memperlancar kerjasama antara masyarakat.

"Kita berharap dan menghimbau adanya kerja sama masyarakat terkait gangguan pohon pada jaringan listrik PLN, karena kita sudah menyurati Camat dan bahkan Desa setempat. Karena kita tidak ada sistem ganti rugi. Namun itu semua demi pelayanan maksimal kami juga," ujarnya.

Dan untuk gangguan terjadi pada alat-alat elektronik masyarakat dan pelaku usaha, pihaknya berjanji akan melakukan proses penggantian, jika unsur dari prosedur pihaknya memenuhi.

"Bagi alat-alat elektronik masyarakat yang rusak, jika memang diakibatkan oleh aliran listrik mati. Kita siap menampung laporan dan mengganti kerugian sesuai prosedur," imbuhnya, menjanjikan.*