UPDATE COVID-19 Riau, 17 Juli 2020: Bertambah 11 Kasus Positif, Satu Bayi Usia 3 Bulan

Kadinkes-Mimi-Yuliani-Nazir.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Bayi berusia tiga bulan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau terinfeksi virus corona. Balita berinisial MAM tersebut tercatat sebagai pasien ke 270 Covid-19 di Provinsi Riau yang diumumkan secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nasir, Minggu 19 Juli 2020.

Saat ini pasien sudah dirawat dan diisolasi di rumah sakit yang ada di Bengkalis.

"Bayi MAN ini baru pulang dari kota medan bersama orang tuanya tanggal 11 Juli kemarin. Sepulang dari Medan bayi ini dirapid test, dan hasilnya reaktif, kemudian dilanjutkan swab PCR dan ternyata benar, hasilnya positif," kata Mimi saat menyampaikan keterangan persnya terkait update Covid-19 di Posko Gugus Tugas Covid-19 Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Minggu 17 Juli 2020.

Selain bayi berusia 3 bulan, dihari yang sama Gugus Tugas Covid-19 Riau juga mengumumkan 10 kasus baru pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau. Sehingga total kasus baru yang diumumkan Mimi pada Minggu 17 Juli 2020 berjumlah sebanyak 11 kasus.

Mimi merincikan 11 penambahan kasus baru tersebut diantaranya adalah, pasien ke 262, nyonya RA usia 32 tahun, warga kota Pekanbaru, rapid test untuk melakukan perjalanan ke luar kota, hasilnya reaktif dan dilanjutkan swab PCR, hasilnya positif. Nonya RA memiliki perjalanan dari bukit tinggi dan baru kembali ke Pekanbaru 14 Juli 2020.

Kemudian pasien ke 263, adalah tuan EES, usia 33 tahun, warga Pekanbaru, tua EES, juga datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri kepala dan ulu hati. Setelah diswab hasilnya positif. Belum diketahui riwayat perjalanan dari tuan EES. Karena tua EES tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 lainya.

Selanjutnya pasien ke 264 adalah tuan H, usia 30 tahun, merupakan warga Sumsel bekerja disalah satu perusahaan di Siak. Tuan H melaksanakan rapid hasilnya reaktif dan dilanjutkan swab PCR,

"Yang bersangkutan baru tiba di Pekanbaru 7 Juli 2020 dan rencana mau kembali ke Sumsel," kata Mimi.

Kemudian apsien ke 265, tuan A, usia 30 tahun, merupakan warga Sumsel bekerja di perusahaan di Siak. Yang bersangkutan sudah dirawat dan diisolasi di Pekanbaru. Tuan A merupakan kontak erat dengan pasien positif ke 242 tuan R (26) yang juga warga Sumsel yang bekerja di Siak.

Selanjutnya, pasien ke 266 adalah nyonya FA, usia 26 tahun, merupakan warga Sumsel yang juga bekerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Siak. FA sudah dirawat dan diisolasi di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru.

"Nonya FA juga merupakan kontak erat dengan pasien ke 242, tua R (26)," ucapnya.

Kemudian pasien ke 267, adalah tuan RP, usia 31 tahun, warga Sumsel yang bekerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Siak. Tuan RP juga merupakan kontak erat dengan pasien ke 242 tuan R (26).

Selanjutnya pasien ke 268 adalah tuan S, 36 tahun, yang juga warga Sumsel, yang bekerja disalah satu perusahaan di Siak. Tuan S juga merupakan kontak erat dengan pasien 242, tuan R (26).

"Jadi ada empat kontak erat yang terkait dengan tuan R, pasien ke 242 yang kita umumkan beberapa hari yang lalu," ujar Mimi.

Kemudian pasien 269 adalah nyonya EM, usia 35 tahun, warga Kampar, saat ini sudah dirawat dan diisolasi di Kabupaten Kampar. Nonya EM sebelumnya melakukan rapid test, dan hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan swab PCR, ternyata hasilnya positif.

"Belum diketahui riwayat penularan dari nyonya EM ini, karena yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif yang lain," ujarnya.

Kemudian pasien ke 271 adalah nyonya N, usia 31 tahun, warga Kabupaten Rokan Hulu. Nyonya N merupakan salah seorang tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit yang ada di Rohul. Nyonya N diketahui positif Covid-19 bermula dari tes swab masal.

"Nyonya N ini memiliki riwayat perjalanan dari Sumatera Utara 1 Juli 2020 lalu," ujarnya.

Kemudian pasien ke 272 adalah tuan SAH, usia 30 tahun, warga Provinsi Jambi. Tuan SAH ini datang ke salah satu rumah sakit dengan keluhan sakit tenggorokan dan lemas. Kemudian dilakukan rapid test hasilnya reaktif dan dilanjutkan dengan swab PCR ternyata benar, hasilnya positif Covid-19.

"Tuan SAH ini merupakan karyawan di salah satu perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Pelalawan," katanya.

Degan adanya penambahan 11 kasus baru ini maka total kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau secara akumulatif berjumlah sebanyak 272 kasus. Dengan rincian 36 masih dirawat, 225 pasien sudah sehat dan sudah dipulangkan serta 11 pasien meninggal dunia. (*)