Terjaring saat Rapid Test Massal, 11 Warga Ukui Langsung Masuk Karantina

Warga-Reaktif-senam.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Sebanyak 11 orang terbukti reaktif Virus Corona saat dilakukan rapid test oleh petugas kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril Kamis 11 Juni 2020 mengatakan, sebanyak 11 warga yang reaktif rapid test itu berasal dari Kecamatan Ukui.

Dengan rincian, enam orang laki-laki dan lima orang perempuan.

Mereka terjaring ketika paramedis dari Puskesmas Ukui menggelar rapid test massal secara random di wilayah berpotensi penularan seperti pasar, rumah ibadah, hingga di keramaian.

Selain itu, ada juga yang terjaring reaktif saat mengurus surat keterangan (suket) sehat ke puskesmas yang wajib menjalani rapid test.

Beberapa mahasiswa dan pelajar yang ingin kembali belajar ke daerah lain musti mengantongi suket tersebut agar bisa bepergian.

Namun saat pemeriksaan cepat ternyata mereka reaktif.

"Jadi sesuai prosedur new normal, mereka harus dimasukan ke karantina khusus di Gedung Olahraga (GOR) Tengku Pangeran. Kemarin mulai masuk," tambah Asril.

Juru bicara tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pelalawan ini menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan GOR sebagai tempat karantina sejak dua pekan lalu.

Baru terisi sejak kemarin dengan penghuni 11 orang dari Kecamatan Ukui.

Mereka akan menjalani isolasi khusus dengan penjagaan petugas dan paramedis.

Ruangan untuk perempuan dan laki-laki dipisahkan. Mereka akan diberikan makan sebanyak tiga kali sehari serta vitamin maupun aktivitas olahraga.

Penghuni karantina GOR telah menjalani pemeriksaan swab dengan mengambil cairan hidung dan mulut untuk diperiksa di laboratorium kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan akan kelihatan positif atau negatif Virus Corona yang diperkirakan keluar dalam tiga hari ini.

"Tadi mereka sudah ikut senam. Nampaknya sehat semuanya. Semoga bukan Orang Tanpa Gejala," kata Asril mengungkapkan harapannya.