Petani Menjerit Harga Karet Anjlok, Khairul Umam Minta Pemkab Lakukan Ini

Menoreh-karet2.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Para petani karet di Kabupaten Bengkalis terus menjerit dikarrnakan harga jual karet (ojol) yang semakin turun. Tidak imbang upaya mereka lakukan dengan menoreh batang karet setiap subuhnya, namun hanya dihargai Rp 4000 hingga 5000 per kilogram.

 Seperti dirasakan Sahlan, warga Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis. Dia sangat berharap sesekali harga karet bisa naik hingga mencapai 10 ribu rupiah. 
 
Diakui Sahlan, tidak mungkin pernah naik harga karet tersebut. Walaupun demirkian, para petani karet tetap melakukan aktivitasnya menoreh batang getanga tersebut.
 
"Hingga saat ini, para petani karet di Kabupaten Bengkalis, masih terus merasakan kesusahan dan gigit jari. Mau tidak mau, walaupun harga karet 5000 rupiah sekilonya, kami tetap bekerja motong. Jika tidak motong mau makan apa kami," kata Sahlan, Rabu 10 Juni 2020.
 
Pun demikian diakuinya hal itu mustahil terjadi tanpa ada dukungan serius Pemerintah setempat. "Idealnya Pemerintah harus memikirkan rakyatnya yang kurang mampu, apalagi khususnya para petani karet yang hanya mengharapkan dari menoreh getah," keluhnya.
 
Terpisah, Ketua DPRD Bengkalis Khairul Umam menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten Bengka kedepannya pemerintah harus melakukan berbagai upaya terutama membuat badan usaha minimal koperasi.
 
"Kedepan harus ada badan usaha untuk menampung hasil pertanian rakyat. Dengan begitu harga jual biasa dijamin dan tidak seperti sekarang ini," 
ungkap Khairul Umam.
 
Kedepannya Pemkab dalam hal ini Dinas Pertanian harus melakukan berbagai program terpadu untuk memberikan perhatian serius kepada petani karet. 
 
”Paling tidak dengan kondisi terpuruknya harga karet ada insentif diberikan petani karet," jelasnya dan berharap kedepannya itu jadi perhatian dinas.
 
Dengan begitu, kata Khairul Umam pemerintah tidak terkesan membiarkan petani karet terus mengalami kesusahan. "Insyaallah APBD berikutnya jadi perhatian kita di DPRD Kabupaten Bengkalis," pungkasnya.