Peta Covid-19 untuk Selasa 21 April 2020, ODP dan PDP Meningkat

Peta-Covid-19-Pelalawan5.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, PELALAWAN - Update data perkambangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona per tanggal 21 April 2020 di Kabupaten Pelalawan, Riau. Peningkatan signifikan terjadi pada kasus ODP dan PDP.

Total semua kasus Covid-19 atau virus corona di Pelalawan 1531 kasus, untuk jumlah kasus Orang Dalam Pemantuan (ODP) sampai pagi ini berjumlah 1503 kasus, untuk jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 24 kasus, sedangkan jumlah pasien terinfeksi positif virus corona ada 4 kasus.

Dari jumlah penambahan kasus ODP hingga mancapai 1503 orang, 596 orang di antaranya sudah dinyatakan selesai pemantauan dan tinggal 907 orang lagi yang sedang menjalani proses pemantauan dari tim gugus tugas.

"Sedangkan kasus PDP 24 orang, 14 di antaranya sudah negatif dan boleh pulang, kasus yang positif dari 4 orang, 2 pasien inisial RBT dan JG sudah dinyatakan sembuh, setelah keluar hasil swab terkahir dari laboratorium kemenkes, negatif dan diperbolehkan pulang. Untuk 7 PDP lainnya saat ini masih di rawat menjelang keluar hasil pemeriksaan swabnya, 3 pasien meninggal dunia dan dimakamkan di sesuai pentunjuk protokol kemenkes," ungkap juru bicara gugus tugas Covid-19 Pelalawan, Asril melalui, gugus tugas bidang layanan dan informasi Hendry Gunawan, Selasa, 21 April 2020.

Dijelaskannya, apabila ada perkembangan terbaru dari informasi resmi terkait penambahan yang ODP, PDP dan positif covid-19 atau vitus corona berdasarkan data yang diterima pihaknya dari Jubir gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 Pelalawan, akan disampaikan di posko layanan dan infomasi covid-19 Pelalawan.

"Informasi terbaru akan kami disampaikan, apabila sudah menerima informasi terbaru dari Jubir gugus tugas. Dan kita kembali menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan sesuai imbauan pemerintah dan protokol kemenkes seperti jaga jarak, rajin olah raga dan selalu di rumah jika tak ada keperluan yang mendesak untuk keluar," pungkasnya, kepada RiauOnline.co.id.***.