Aksi Keji Jambret Terekam Kamera CCTV

ILUSTRASI-JAMBRET2.jpg
(INTERNET)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Aksi kejahatan jalanan terjadi di Jalan Cempaka, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau. Aksi itu terekam kamera CCTV dan kini viral di media sosial setempat.

Dalam rekaman CCTV terlihat dua pria mengendarai sepeda motor tanpa iba merampas tas milik seorang perempuan. Korban sendiri terlihat sempat terpental ke aspal, hingga pingsan beberapa saat sebelum ditolong warga.

Berdasarkan keterangan polisi, diketahui korban bernama Lindawati Sofyan (54). Kejadian naas dialami korban pada Senin (9/12/2019) sore. Ketika itu, korban bersama rekannya keluar dari rumah dan berjalan kaki ke apotek.

Tak berselang lama, korban dipepet oleh satu unit sepeda motor. Seorang laki-laki yang berada di boncengan sepeda motor menarik tas korban.

"Tas korban disambar dua orang pelaku. Terjadi tarik menarik hingga korban terhempas dan terseret ke jalan. Beberapa detik tidak bergerak," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, Iptu Abdul Halim, Rabu.

Kedua pelaku langsung kabur. Korban yang tergeletak di jalanan langsung ditolong warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria.

Halim mengatakan, dari penyelidikan diketahui kalau pelaku ada empat orang menggunakan dua unit sepeda motor. Dua orang beraksi dan dua lainnya memantau situasi.

Polisi sudah menyita rekaman CCTv yang terpasang di sekitar rumah korban. Dari rekaman, diketahui pelaku beraksi karena ada kesempatan.

"Kalau dianalisa CCTv, pelaku beraksi karena ada kesempatan. Ada target langsung beraksi," ungkap Halim.

Saat ini, kondisi korban sudah berangsur pulih. Korban mengalami luka lecet di tangan dan pusing.

"Korban kehilangan tas yang berisi satu unit handphone, uang Rp 600 ribu dan KTP. Kasus masih diselidiki," cakap Hakim.

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua orang perempuan keluar dari sebuah rumah. Korban berjalan kaki sambil menjinjing tas.

Beberapa detik kemudian, terlihat sebuah sepeda motor. Laki-laki yang berada di boncengan menarik tas.

Tak lama, korban yang mengenakan kaos warna merah muda dan celana putih, terpental ke jalan dan tak bergerak. Dia dibantu warga dan dibopong ke dalam pekarangan rumah. (**)