Masruri OPtimis Maju Pilbup Bengkalis, Ridwan Yazid Yakin Dapat Perahu PAN

masruri.jpg
(Andrias)

Laporan: ANDRIAS

RIAUONLINE, BENGKALIS - Memasuki hari ketiga dalam penjaringan bakal calon (balon) Bupati Bengkalis tahun 2020, melalui Partai Amanah Nasional (PAN) sudah lima orang sudah mengembalikan dan menandatangani berkas formulir pendaftaran.

Kali ini, Rabu 9 Oktober 2019 pengembalian berkas formulir pendaftaran di sekretariat DPD PAN Bengkalis Jalan Pertanian, diawali oleh Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis, Masuri SH sekitar pukul 10.15 WIB pagi. Selang beberapa menit disusul dengan balon non partai, Wan Sabri.

Selanjutnya, seperti sudah dijadwalkan sekitar pukul 14.00 WIB siang, giliran dari Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad mendatangi kantor DPD PAN dan menandatangani formulir maju sebagai bupati bengkalis.

Ketiga balon diantaranya, Masuri SH, Wan Sabri dan Muhammad, mereka sama sama berkeyakinan dan mengklaim maju menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis dalam kontestasi Pilkada mendatang.

Berbeda dengan sebelumnya, pengembalian formulir oleh para balon kali ini langsung diterima oleh Ketua DPD PAN Bengkalis Syaukani Al Karim dan didampingi ketua panitia penjaringan Suprapto dan Sekretaris, Sukma Irawan Sukma.

Masuri, SH yang awal lebih tiba menggunakan mobil operasional Kadin Bengkalis kepada sejumlah wartawan mengaku optimis dan maju menjadi calon Bupati Bengkalis.

Pun demikian, selaku pengusaha, pria kental disapa Bagong inipun mengakui untuk mencapai tekadnya tersebut dirinya telah melakukan komunikasi terhadap partai politik termasuk PAN.

"Disini saya hadir untuk mengikuti tahapan bacalon bupati sesuai mekanismenya dan tentunya saya harus tunduk dan menghormatu mekanisme yang ada di internal PAN ini," kata Masuri SH.

Selanjutnya, dalam internal PAN tentu juga memiliki sudut pandang serta pertimbangan yang terbaik dalam menentukan pilihan terhadap balon yang mendaftar melalui partainya.

"Tentu, harapan kita mendapat referensi dari DPW dan DPP. Namun, semua itu kita serahkan kepada mekanisme pada PAN," ujar Masuri optimis.

Diakui Masuri, pihaknya pun sebelumnya sudah mendaftarkan diri ke PDI P dan Partai Nasdem dengan harapan dari partai tersebut bisa merekomendasi serta Ia berusaha mendapatkan perahu dari partai politik semaksimal mungkin.

"Selain dengan partai politik, kita juga telah melakukan pendekatan dengan masyarakat selaku pemegang hak berdaulat untuk memilih pemimpinnya ke depan, sehingga ada keseimbangan dalam memilih pemimpin yang tepat," ujarnya.

Sebelumnya, Penjaringan bakal calon (Balon) Bupati Bengkalis 2020 melalui Partai Amanah Nasional (PAN) memasuki tahapan penandatanganan berkas pendaftaran. Para balon yang telah mengambil formulir pendaftaran diharuskan hadir di Kantor Sekretariat DPD PAN, Jalan Pertanian, tanpa diwakilkan.

Pengembalian dan langsung penandatanganan oleh balon dari PAN Bengkalis tersebut telah dibuka, Senin 7 Oktober 2019 kemarin, dan telah dilakukan oleh dua balon diwaktu berbeda. Balon yang pertama menyerahkan formulir adalah mantan anggota DPRD Bengkalis, H. Thamrin Mali.

Selanjutnya disusul oleh Kepala Dinas Tenaga dan Transmigrasi (Kadisnaker-Trans), H. Ridwan Yazid S. Sos. Aparatur Sipil Negara (ASN) masih aktif tiba di Sekretariat DPD PAN menggunakan mobil dinas (plat merah). Keduanya disambut langsung oleh Ketua Panitia penjaringan Pilkada DPD PAN Bengkalis, Suprapto dan Sekretaris Sukma Irawan Auzar.

Kedua balon mengikuti mekanisme penjaringan oleh PAN hingga ketahapan selanjutnya, Namun bagi balon ASN, H Ridwan Yazid S. Sos menyebut akan percaya dirinya dan mengklaim bakal mendapatkan dukungan penuh dari Partai matahari putih tersebut. Dia juga memberi apresiasi kepada PAN yang dinilainya partai yang memiliki mekanisme yang jelas hingga ke bawah.

"Keterbukaan di dalam PAN ini cukup luar biasa, merupakan partai yang betul betul menyerap aspirasi masyarakat. Siapapun dia, boleh ikut, punya kesempatan yanga sama, luar biasanya diperlakukan yang sama di PAN ini," kata Ridwan Yazid semberi menambahkan komit maju calon bupati dengan konsekwensinya berhenti dari ASN.

Disenggol, dirinya sangat percaya diri bakal mendapat dukungan dari PAN, Kepala Dinas Tenaga dan Transmigrasi itupun dengan gamblang menyatakan dirinya sangat serius sehingga siap kapanpun dipanggil hadir oleh PAN.

"Yang jelas saya orang birokrat, saya non partai tentu saya harus loby partai dan saya komitmen yang mendaftar pertama dan menyerahkan pormulir petama. Saya diundang, saya siap untuk hadir dan saya serius untuk menjadi bupati," ujar Ridwan Yazid optimis semberi menambahkan apapun arahan dari panitia penjaringan akan diikutinya.

Usai melakukan penandatanganan, Ridwan Yazid langsung membentangkan spanduk bertuliskan "Posko sahabat H A Ridwan Yazid S.Sos calon bupati Bengkalis priode 2021 - 2026" didepan sekretariat DPD PAN sebagai bentuk keseriusanya mendaftar lewat PAN.

"Bukan balon ya, Calon Bupati. Dari warnanya saja sudah bisa diartikan," ujarnya semberi menunjukan ke arah baleho yang ia pampangkan.

Terpisah, Sekretaris penjaringan Pilkada 2020 DPD PAN, Sukma Irawan Auzar dihubungi RIAUONLINE.CO.ID, Selasa 8 Oktober 2019 via phone menyebut, Penjaringan bakal calon (Balon) Bupati Bengkalis dari Partainya sudah dua balon yang datang langsung menandatangani berkas pendaftaran.

"Benar, sudah dua balon diantaranya, H Tamrin Mali serta Ridwan Yazid yang telah datang langsung melakukan penandatangan tersebut. Selanjutnya, sesuai mekanisme PAN proses penjaringan balon bupati bengkalis 2020 berjalan sesuia arahan dari partai yang harus kita jalani," tambah Sukma Irawan Auzar.