Tiga Kabupaten di Riau Ini Gagal Panen

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Askardiya Ribudana Patrianov mengatakan akibat banjir yang melanda sebagian kabupaten di Riau berdampak buruk terhadap lahan pertanian di beberapa kabupaten tersebut. Kerusakan lahan persawahan terjadi di Kabupaten Kampar, Rokan Hulu (Rohul) dan Kuantan Singingi.

 

Luas lahan persawahan di Riau mencapai 3.006,25 hektar. Luas lahan sawah yang rusak, kata Patrianov, mencapai 1.123,25 hektar.

 

"Di Riau ada 3 kabupaten yang lahan persawahannya terkena dampak banjir. Daerah tersebut adalah Kabupaten Kampar, Rohul dan Kuansing. Paling parah terjadi di Kabupaten Kuansing," ungkap Patrianov kepada wartawan, Senin (1/2/2016). (Baca Juga: Disnaker Riau: Belum Ada Satupun Perusahaan Migas PHK Karyawan)

 

Total lahan sawah Kabupaten Kampar yang terendam menurut data Patrianov, mencapai 288,5 hektar. Sedangkan luas petakan sawah yang gagal panen mencapai 95 hektar. Di Rohul, lahan sawah yang terendam banjir mencapai 25 hektar, sedangkan lahan gagal panen mencapai 17 hektar.

 

"Kabupaten Kuansing adalah daerah yang paling parah terkena dampak banjir. Luasan lahan sawah yang terendam mencapai 2693,15 hektar. Sedangkan lahan yang gagal panen luasnya mencapai 1014,5 hektar," terang Patrianov.(Klik Juga: Pejabat Riau Ini Anggap Pengangguran di Sektor Migas bukan Ancaman

 

Patrianov menuturkan besarnya luasan lahan sawah yang rusak dan gagal panen membuat pihaknya lebih fokus pada penanganan bantuan di Kabupaten Kuansing. "Untuk kabupaten lain kita tetap memberikan bantuan. Tapikarena kerusakan di Kuansing sangat besar, kita akan fokus di sana."

 

Akibat banjir merusak lahan persawahan di Riau, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau memberi bantuan benih sebanyak 25 kg perhektar. Bantuan tersebut didapat dari program cadangan benih yang didanai oleh APBN.

 

Namun begitu, Patrianov tetap optimis masyarakat masih punya harapan untuk kembali menanam padi di sawah mereka usai banjir. "Pada bulan Maret nanti, masyarakat kita masih bisa melakukan tanam ulang walaupun sebagian besar sekarang sudah rusak," tutupnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline