Todongkan Senjata Airsoft Gun Saat Macet, Pria di Rohil Berakhir di Tangan Polisi

pria-bersenpi-adang-pengemudi.jpg
Pria bersenjata api koboi mengadang pengendara mobil di Rohil (Istimewa)

RIAU ONLINE, ROKAN HILIR - Aksi seorang pria menodongkan senjata api kepada pengendara lain di kawasan Bukit Timah, Kabupaten Rokan Hilir, berujung penangkapan. Pria berinisial AGK diamankan Satreskrim Polres Rohil, setelah videonya viral di media sosial dan memicu perhatian luas masyarakat, Senin, 8 Juni 2026.

AGK ditangkap sekitar pukul 17.39 WIB di kawasan Kilometer 9, Kelurahan Air Kulim, Kecamatan Batin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Saat ini, AGK telah dibawa ke Polres Rohil untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kasat Reskrim AKP Kris Tofel membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan unsur pidana yang dapat diterapkan terhadap pelaku.

"Yang bersangkutan berinisial AGK sudah diamankan oleh Tim Unit Reaksi Cepat RAGA Satreskrim Polres Rohil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Kris Tofel, Senin malam.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden itu bermula saat kondisi lalu lintas di Jalan Bukit Timah sedang menerapkan sistem buka-tutup jalan. Situasi tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular dan memicu kepadatan arus lalu lintas.

AKP Kris Tofel menjelaskan, kemacetan semakin parah ketika seorang pengendara berinisial M diduga berusaha mengambil jalur kanan untuk mendahului antrean kendaraan yang berada di depan SPBU Bukit Timah.


"Pada saat itu terjadi buka tutup jalan dan salah satu pengendara mencoba menyalip antrean kendaraan di depan SPBU Bukit Timah sehingga menyebabkan kemacetan yang cukup parah," jelasnya.

Di tengah situasi tersebut, AGK yang sedang dalam perjalanan dari Duri menuju Sungai Rokan untuk memancing diduga terpancing emosi. 

Ia turun dari kendaraannya dan menegur pengendara yang dianggap memicu kemacetan. Teguran tersebut kemudian berkembang menjadi adu mulut di lokasi kejadian.

"Yang bersangkutan tidak bisa menahan emosinya setelah terjadi cekcok di lokasi," kata AKP Kris Tofel.

Setelah sempat kembali ke kendaraannya, AGK mengambil sebuah airsoft gun jenis Glock 22. Dalam kondisi emosi, ia disebut melakukan percobaan penodongan terhadap korban. Namun korban berhasil menghindar dan memilih melanjutkan perjalanan.

"Yang bersangkutan mengeluarkan airsoft gun jenis Glock 22 miliknya dan melakukan percobaan menodongkan benda tersebut kepada korban. Namun korban berusaha menghindar lalu melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Peristiwa itu kemudian menjadi viral setelah korban membagikan pengalamannya melalui media sosial. Dalam waktu singkat, video dan cerita tersebut menyebar luas hingga memunculkan berbagai reaksi dari warganet yang menjuluki AGK sebagai "koboi jalanan".

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendalami status kepemilikan dan penggunaan airsoft gun yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

"Yang bersangkutan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan dan penyidik juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti terkait peristiwa tersebut," tutup AKP Kris Tofel.