RIAU ONLINE, ROHIL – Polres Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat koordinasi (rakor) keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan Ramadan 1447 Hijriah.
Rakor yang diinisiasi Kapolres Rohil ini digelar di Gedung Tunggal Panaluan Mapolres Rohil, Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 11.30 WIB hingga 12.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, instansi terkait, serta para Kapolsek jajaran.
Kapolres Rohil melalui Wakapolres Kompol Rikky Operiady mengatakan rakor ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Imlek dan Ramadhan.
“Polres Rohil telah melakukan pemetaan wilayah rawan gangguan kamtibmas, khususnya di kecamatan yang akan melaksanakan perayaan Imlek, serta seluruh wilayah yang memasuki bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah pencegahan dan pengamanan yang akan dilakukan.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Rohil, Rahmatul Zamri, mengapresiasi pelaksanaan rakor tersebut. Ia menyebut hasil rapat akan disampaikan kepada Bupati Rohil sebagai acuan dalam pelaksanaan perayaan Imlek dan kegiatan selama Ramadan.
“Pemerintah daerah berkomitmen bersinergi dengan Polres Rohil dalam pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” katanya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Rohil memaparkan sejumlah kecamatan yang menjadi fokus perayaan Imlek, yakni Bagan Sinembah, Kubu, Sinaboi, Pasir Limau Kapas, dan Bangko. Pengamanan akan dilakukan melalui analisis situasi, perencanaan, koordinasi sektoral, monitoring, evaluasi, serta kesiapan sarana dan prasarana.
Perwakilan tokoh multimarga Tionghoa menyampaikan bahwa perayaan Imlek akan dipusatkan di Bagansiapiapi dengan sejumlah agenda, antara lain malam Tahun Baru Imlek pada 17 Februari 2026, sembahyang umat Konghucu pada 25 Februari 2026 dini hari, Cap Go Meh pada 2 Maret 2026, serta pawai lampion pada 3 Maret 2026.
Mereka juga menegaskan komitmen untuk menjaga toleransi antarumat beragama selama rangkaian perayaan berlangsung.
Ketua LAM Rohil menyatakan dukungan penuh terhadap perayaan Imlek serta menekankan pentingnya menjaga toleransi. Ia juga mengusulkan penutupan tempat hiburan malam selama Ramadhan serta peningkatan patroli untuk mengantisipasi balap liar.
Rapat tersebut merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Rohil menerbitkan surat edaran terkait penertiban petasan, pencegahan balap liar, serta penutupan tempat hiburan malam selama Ramadhan. Selain itu, akan dilakukan sosialisasi kepada tokoh agama untuk memperkuat toleransi dan kerukunan.
Melalui rakor ini, Polres Rohil menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadhan.

