RIAU ONLINE - Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan kepada pemerintah daerah maupun kodam hingga polda untuk siaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring ancaman El Nino Godzilla.
Pemerintah bakal menerapkan evaluasi ketat terhadap kinerja aparat dan pimpinan daerah dalam mengendalikan karhutla. Jabatan mereka menjadi taruhan jika gagal.
"Tetap berlaku (pemindahan jabatan), bukan hanya Kapolda, Kapolres, sampai Panglima Kodam juga, Danrem, tetap itu mempertaruhkan jabatannya tadi saya ingatkan,” kata Djamari Chaniago di kantor Kementerian Kehutanan, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 19 Juni 2026.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan fenomena El Nino dimulai pada pekan ketiga bulan ini. Dengan waktu yang tak lama lagi, semua pihak harus berkoordinasi dan bekerja lebih keras lagi.
"Ini memerlukan kesiapan yang sama-sama kita lakukan lebih keras untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” sebutnya.
Meski demikian, Djamari menilai upaya pengendalian karhutla dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, capaian tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kerja sama yang solid.
"Ada kemajuan dari tahun yang lalu ke tahun sekarang, ada satu kemajuan yang harus kita jaga dan bahkan harus kita capai lebih baik lagi. Pemahamannya juga sudah sama semua, tinggal kita melaksanakan ini. Hari ini kita punya kesepakatan bersama untuk menangani ini,” ujarnya.

