Duka Bencana Sumatra: 916 Meninggal Dunia, Ratusan Orang Hilang

Banjir-di-sumbar9.jpg
Kondisi wilayah Sumatera Barat usai diterjang banjir. (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

RIAU ONLINE - Korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra terus meningkat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 916 jiwa meninggal hingga Minggu, 7 Desember 2025.

Menurut data Geoportal Data Bencana Indonesia milik BNPB, jumlah korban terus bergerak dinamis seiring upaya evakuasi dan pencarian yang dioptimalkan oleh tim gabungan.

Selain korban jiwa meninggal dunia, 4.200 jiwa dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.

Tiga daerah mencatatkan jumlah pengungsi tertinggi, yaitu Aceh Tamiang 262.000 warga, Aceh Timur 163.400 warga, dan Aceh Utara 115.000 warga.


Peningkatan jumlah korban ini mengikuti laporan yang dirilis sehari sebelumnya. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia, dikutip dari Suara.com.

Sebanyak 52 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut terdampak bencana. Kerusakan infrastruktur tercatat sangat parah, di antaranya 105.900 unit rumah, 405 unit jembatan, dan 1.300 unit fasilitas umum.

Kemudian, ada 697 unit fasilitas pendidikan yang juga rusak, 199 unit fasilitas kesehatan, 420 unit rumah ibadah, dan 234 unit.