RIAU ONLINE - Sebanyak 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat ditutup karena tak memenuhi standar operasional akan Kembali beroperasi untuk menyalurkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan, 12 SPPG tersebut telah menjalani evaluasi dan sejumlah perbaikan pasca ditutup.
"Ada 12 sekarang ini yang sudah rilis mau operasi kembali setelah selesai melakukan evaluasi dan juga perbaikan-perbaikan yang dilakukan," kata Dadan, dikutip dari KUMPARAN, Senin, 27 Oktober 2025.
Dadan menambahkan, proses evaluasi SPPG tersebut memakan Waktu dua pekan hingga dua bulan. Harapannya, tak ada lagi permasalahan dalam penyaluran MBG kepada para penerima manfaat.
"Mitra yang mengalami kejadian kan langsung kita evaluasi, kita investigasi, kemudian kita setop operasionalnya sampai hasil evaluasi," ucap dia.
Sementara itu, terkait dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Dadan mengatakan baru 560-an SPPG yang mengantongi sertifikat tersebut. Ke depan, dia berharap semua SPPG dapat mengantongi SLHS.
"Sampai hari ini ada sekitar 560-an kalau tidak salah ya. Saya belum terima data terbaru. Tetapi yang mengajukan sudah hampir semuanya. Jadi dalam prosesnya memang bertahap," pungkasnya.

