Kopdes Merah Putih Dapat Suntikan Dana SAL Rp16 Triliun

Prabowo-Sri-Mulyani10.jpg
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) (Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO)

RIAU ONLINE - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi meneken alokasi saldo anggaran lebih (SAL) pada APBN 2025 senilai Rp16 triliun untuk mendukung pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan atau Kopdes Merah Putih. 

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 63 Tahun 2025 tentang penggunaan SAL untuk pemberian dukungan kepada bank penyalur pinjaman ke Kopdes/Kel Merah Putih dan berlaku sejak 1 September 2025.

"Dalam rangka pembiayaan KKMP (Koperasi Kelurahan Merah Putih) dan/atau KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), perlu dilakukan sinergi pendanaan antara pemerintah dan bank. Untuk memberikan dukungan kepada bank yang menyalurkan pinjaman kepada KKMP dan/atau KDMP, pemerintah menggunakan SAL untuk penempatan dana pada bank. Besaran penggunaan SAL Rp16 triliun," bunyi Pasal 2 aturan tersebut, dikutip dari KUMPARAN, Selasa, 2 September 2025.


Bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menyalurkan pendanaan ini  antara lain BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dana yang ditempatkan akan diteruskan ke koperasi dalam bentuk pinjaman.

Secara teknis, pemanfaatan SAL dilakukan melalui pemindahbukuan dana dari Rekening Kas SAL ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN) sebesar Rp 16 triliun. Nantinya, anggaran tersebut akan dicatat sebagai pembiayaan dalam subbagian anggaran BUN Investasi Pemerintah.

"Penggunaan SAL dilaporkan dalam laporan keuangan pemerintah pusat tahun anggaran 2025," demikian bunyi Pasal 5 aturan tersebut.