Kangen Belajar, Selma Menangis Pegang Pagar Sekolah, Tiap Hari Pakai Seragam

anak-PAUD.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, SURABAYA-Brigitta Selma Alexa (7) terus menangis. Gadis kecil asal Probolinggo ini rindu bersekolah di tempatnya belajar, TK Permata di Desa Kebonagung, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Padahal sekolah masih diliburkan lantaran pandemi Covid-19.

Berseragam lengkap, takut sekolahnya hilang Ayah Selma Prayudha menjelaskan, pernah suatu ketika anaknya mengenakan seragam lengkap dan sepatu.

Ia juga menangis minta diantarkan ke sekolah. Namun, lantaran sekolah masih diliburkan, mereka pun tak bisa mengabulkan permohonan Selma.

Selma yang terus menangis akhirnya diantar ke sekolah pada malam hari. Dengan polosnya, gadis kecil itu mengatakan takut sekolahnya hilang.

 

Viral video seorang bocah perempuan berdiri di depan sebuah sekolah pada malam hari. Dari video yang diunggah akun Instagram @wartabromo, tampak bocah ini berdiri sambil memegang pagar sekolah.

Viral video seorang bocah perempuan berdiri di depan sebuah sekolah pada malam hari. Dari video yang diunggah akun Instagram @wartabromo, tampak bocah ini berdiri sambil memegang pagar sekolah.(Tangkapan layar Instagram)

 

Bingung menjelaskan Orangtua Selma sebenarnya sudah menjelaskan perihal adanya virus corona. Prayudha pun mengaku kebingungan harus bagaimana lagi memberi pengertian pada Selma lantaran ia kukuh ingin sekolah.

"Sudah saya jelaskan karena ada corona (tidak bisa sekolah) sampai saya bingung menjelaskan corona kepada Selma," kata dia.

Diantar ke sekolah malam-malam Akhirnya, pasangan itu mengantar Selma ke sekolahnya malam hari. Selma bersekolah di TK Permata di Desa Kebonagung, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Saat diantar, orangtuanya merekam video Selma yang mematung sambil memegangi pagar sekolah. Pandangannya menuju ke arah di mana ia dan teman-temanya biasa belajar. "Sel, Ayo pulang enggak? Masih mau ngapain di sini," kata Prayudha pada anaknya.

 

Begini Rindunya Siswa di Probolinggo saat Terlalu Lama Belajar di ...

Birgitta Selma Alexa Yuda (tengah) 

Selma pun kemudian menangis di pelukan ibunya. "Video yang ramai itu istri saya yang upload ke media sosial pada Rabu 29 April 2020 malam lalu.

Lalu dilihat oleh guru-guru dan teman-temannya. Saya juga enggak tahu kok tiba-tiba viral. Setelah itu banyak telepon yang masuk, memberi dukungan untuk anak. Ada juga telepon menanyakan video itu,” kata Prayudha.

Atikel ini sudah terbit di Kompas.com