Cucuran Air Mata Keluarga Sambut WNI Asal Wuhan Pascakeluar dari Karantina

Nurul-Fadhatussiyah-WNI-dari-Wuhan-disambut-keluarganya.jpg
(ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/)

RIAU ONLINE, SURABAYA-Ruang kedatangan gedung VIP Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, ramai dikunjungi keluarga WNI asal Wuhan yang dikarantina, Sabtu 15 Februari malam.

Mereka hendak menjemput 65 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Jatim yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China dan menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau, tiba di Bandara Internasional Juanda

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, setelah  dikarantina selama 14 hari ini dan tidak terbukti terjangkit Corona, ratusan WNI dari Wuhan yang dikarantina di Natuna akan dipulangkan.

Mereka terlebih dulu akan transit di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta. Di sana mereka akan dijemput masing-masing pejabat provinsi.

Keluarga menyambut WNI asal Wuhan2

Salah satu yang menjemput adalah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar), Mereka menyatakan pemulangan sembilan WNI asal Jabar dan satu WNA eks Wuhan, China setelah mereka menjalani masa observasi terkait virus COVID-19 selama dua pekan di Pulau Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

"Ya benar, rencananya pemulangan sembilan orang WNI dan satu WNA ke Jabar besok Sabtu 15 Februari 2020. Rencananya demikian," kata Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berli Hamdani ketika dikonfirmasi oleh wartawan di Bandung, Sabtu 14 Februari 2020.

Virus yang memicu penyakit pernapasan tersebut sempat dinamai dengan 2019-nCoV atau Novel Coronavirus. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengumumkan nama resmi untuk penyakit tersebut yaitu COVID-19.

Berli menjelaskan rencana pemulangan warga Jabar tersebut akan dilakukan dari hanggar TNI AU di Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

"Setelah sampai di Halim Perdana Kusumah, Menteri Kesehatan akan menyerahkan WNI ke pemda masing-masing. Jadi seusai serah terima tersebut, nantinya kepulangan WNI, khususnya asal Jabar sudah menjadi kewenangan pemda," katanya.

Namun pihaknya mengaku belum tahu daerah asal kesembilan WNI Jabar tersebut. Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jabar menyiapkan pendampingan khusus untuk warganya yang selesai menjalani masa inkubasi virus COVID-19 di Pulau Natuna.

"Kalau menghitung masa inkubasi, warga Jabar dapat dipulangkan dalam waktu dekat ini setelah karantina selama 14 hari. Itu sepertinya pekan ini," katanya.


Ia mengatakan Kemenkes dan Dinas Sosial Provinsi Jabar juga menjadi pihak yang terlibat untuk pemulangan warga usai karantina di Natuna. Dia mengatakan kondisi warga Jabar di Pulau Natuna yang sedang menjalani masa inkubasi semuanya baik dan kemungkinan besar negatif virus tersebut. Hal ini, kata Berli, dikarenakan mereka hampir melalui masa inkubasi virus yang sebenarnya sampai 11 hari.

"Saat ini kan hampir mendekati hari ke-14 observasi. Kalau semua sudah dinyatakan negatif dan bisa bebas, diharapkan bisa langsung pulang dan masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com